Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Muktamar NU ke-35 Dibuka Sore Ini, Panitia: Peserta Sudah 50 Persen

Kab. Jombang
Muktamar NU ke-35 Dibuka Sore Ini, Panitia: Peserta Sudah 50 Persen
Sekretaris SC Muktamar ke-35 NU, Prof M. Nuh. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
  • Muktamar ke-35 NU dijadwalkan dibuka Kamis sore di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dengan Presiden Prabowo Subianto direncanakan hadir membuka acara.
  • Registrasi peserta telah melampaui 50 persen hingga Rabu malam dan ditargetkan rampung sebelum siang demi memenuhi kuorum; lokasi mulai padat, dengan pengamanan serta fasilitas pendukung beroperasi.
  • Panitia tidak mengomentari bursa Ketua Umum PBNU karena tak ada pendaftaran kandidat. Seluruh 27 PCNU Jawa Barat hadir; pemilihan Rais Aam memakai AHWA, Ketua Umum dipilih pemegang suara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jombang, IDN Times - Persiapan pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, hampir rampung. Panitia memastikan pembukaan muktamar akan digelar Kamis (27/8/2026) sore dan dijadwalkan dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sekretaris Steering Committee Muktamar ke-35 NU yang juga Rais Syuriyah PBNU, Prof M. Nuh, mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan menjelang pembukaan yang dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WIB.

“Bismillah, insyaallah semuanya sudah disiapkan dengan baik dan insyaallah nanti jam 15.00 akan dimulai pembukaan,” ujar M. Nuh di arena Muktamar, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, proses registrasi muktamirin juga terus berjalan sejak Rabu (26/8). Hingga Rabu malam, jumlah peserta yang telah melakukan registrasi disebut sudah mencapai lebih dari separuh dari total peserta.

“Sampai tadi malam itu sudah hampir 50 persen lebih. Hari ini juga panjenengan lihat semuanya pada mendaftar,” katanya.

M. Nuh menargetkan proses registrasi mencapai puncaknya sebelum siang sehingga seluruh peserta yang memiliki hak dalam forum muktamar dapat terdata dan memenuhi kuorum. “Insyaallah nanti jam 12.00 itu akan sampai puncaknya dan selesailah. Siap semua kuorum,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, suasana kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas mulai dipadati muktamirin dan tamu undangan. Antrean terlihat di sejumlah akses masuk untuk proses registrasi dan verifikasi peserta.

Sejumlah fasilitas pendukung juga mulai beroperasi. Becak listrik yang disiapkan panitia digunakan untuk membantu mobilitas tamu undangan dan peserta di sekitar area muktamar.

Pedagang makanan, minuman, serta merchandise khas NU juga mulai memenuhi sejumlah titik di sekitar lokasi. Aktivitas tersebut menambah kepadatan suasana menjelang pembukaan muktamar.

Pengamanan di sekitar arena turut diperketat. Akses menuju kawasan Tambakberas telah mengalami penyekatan untuk mengatur arus kendaraan dan mobilitas peserta.

M. Nuh memastikan Presiden Prabowo Subianto akan hadir dalam pembukaan Muktamar ke-35 NU. “Iya, beliau akan berkenan untuk membuka Muktamar yang ke-35 ini,” tegasnya.

Sementara itu, M. Nuh memilih tidak berkomentar mengenai dinamika bursa calon Ketua Umum PBNU, termasuk informasi yang menyebut Menteri Agama Nasaruddin Umar masuk dalam kontestasi. Menurutnya, panitia tidak memiliki mekanisme pendaftaran khusus bagi kandidat Ketua Umum PBNU sehingga persoalan pencalonan berada di luar kewenangan Steering Committee untuk dikonfirmasi. “Saya tidak bisa memberikan komentar tentang pencalonan siapa pun. Monggo, silakan siapa pun punya hak dan sebagainya. Dan di sini tidak ada panitia pendaftaran untuk para calon,” katanya.

Ia menegaskan posisi Steering Committee hanya menangani hal-hal yang menjadi kewenangan kepanitiaan dan tidak memiliki mandat untuk mengonfirmasi kandidat yang akan maju dalam pemilihan.

Di sisi lain, Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad yang telah tiba di arena Muktamar memastikan seluruh 27 PCNU dari Jawa Barat hadir dalam forum tersebut. “Alhamdulillah lengkap semua bisa datang ke sini, bisa datang, bisa registrasi, dan registrasi tidak ada kendala, semuanya lancar dan kondusif,” kata Juhadi.

Ia berharap Muktamar ke-35 NU menghasilkan kepemimpinan terbaik untuk lima tahun mendatang. Berdasarkan informasi yang diterimanya, pemilihan Rais Aam PBNU akan dilakukan melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), sedangkan Ketua Umum PBNU dipilih oleh peserta yang memiliki hak suara. “Semoga menghasilkan keputusan yang baik dan mendapatkan kepemimpinan PBNU lima tahun ke depan yang terbaik, yang akan bisa mengubah wajah Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More