Surabaya, IDN Times - Situasi keamanan di Arab Saudi menjadi perhatian calon jemaah umrah menyusul serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Namun, penerbangan langsung dari Bandara Internasional Juanda menuju Jeddah dan Madinah dilaporkan masih beroperasi normal.
Ketua DPD Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Jawa Timur (Jatim), Mochammad Sufyan Arief mengatakan, penerbangan Garuda Indonesia dan Lion Air dari Juanda menuju dua kota tersebut masih berjalan sesuai informasi yang diterimanya.
“Alhamdulillah penerbangan Garuda dan Lion yang direct dari Juanda ke Jeddah ataupun Madinah masih kondisi normal. Info Lion tadi pagi juga aman, infonya sudah masuk gate,” ujarnya kepada IDN Times, Selasa (13/10/2026).
Informasi tersebut menjadi kabar bagi calon jemaah umrah asal Jatim yang hendak berangkat ke Tanah Suci di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada 10–11 Oktober 2026 dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan ratusan korban luka. Insiden tersebut juga berdampak pada operasional bandara dan sejumlah penerbangan yang terhubung dengan Riyadh.
Meski demikian, kondisi penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah berbeda dengan sejumlah penerbangan transit yang terhubung dengan Riyadh. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan, berdasarkan pemantauan per 12 Oktober 2026, sejumlah penerbangan langsung Indonesia-Arab Saudi masih beroperasi, termasuk rute Garuda Indonesia dan Lion Air menuju Jeddah.
Sufyan mengacu pada informasi operasional yang diterimanya dari maskapai. Meski begitu, calon jemaah tetap perlu memastikan jadwal keberangkatan kepada penyelenggara umrah dan maskapai masing-masing karena situasi keamanan kawasan masih berkembang.
