Mensos Targetkan 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

- Menteri Sosial (Mensos) RI, Gus Ipul menargetkan penambahan 100 Sekolah Rakyat permanen setiap tahunnya.
- Gedung permanen SR bisa menampung 1.000 lebih siswa, dengan rincian 100 siswa SD, 100 siswa SMP dan 100 siswa SMA.
- Ke depan, ditargetkan setiap kabupaten memiliki minimal satu Sekolah Rakyat, dengan target tahun ini 19 gedung SR permanen terbangun di Jawa Timur.
Surabaya, IDN Times - Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI), Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul menargetkan penambahan 100 Sekolah Rakyat (SR) permanenen setiap tahunnya. Hal itu disampaikan saat memberi sambutan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat se Jawa Timur Tahun 2026 di Kantor BPSDM Provinsi Jatim, Surabaya, Jumat (16/1/2026).
"Bertahun kita tambah 100 insyaAllah sesuai targetnya presiden. 100 Sekolah Rakyat permanen," ujar Gus Ipul.
Gus Ipul mengatakan, bila gedung permanen sudah tersedia, maka satu gedung bisa menampung 1.000 lebih lebih siswa. Setiap tahun, SR dapat menerima 300 siswa baru, dengan rincian 100 siswa SD, 100 siswa SMP dan 100 siswa SMA.
"Saat ini (Sekolah Rakyat) masih bergantung pada gedung sementara, sehingga kapasitasnya bervariasi antara 25 hingga 50 siswa," ungkap dia.
Kini, Sekolah Rakyat juga sudah menjangkau wilayah Terdepan Terpencil , Tertinggal (3T), seperti Anambas dan Maluku. Keberadaan SR diharapkan dapat menyerap lebih banyak siswa dari keluarga desil 1 atau kurang mampu.
"Ke depan, ditargetkan setiap kabupaten memiliki minimal satu Sekolah Rakyat," jelasnya.
Di Jawa Timur sendiri, kini terdapat 26 SR. Targetnya, tahun ini 19 gedung SR permanen terbangun di Jawa Timur.
" Banyak daerah sudah mengajukan, namun kendalanya masih pada ketersediaan lahan dan gedung. Pemerintah pusat bersama gubernur, bupati, dan wali kota terus bekerja menyediakan lahan untuk pembangunan gedung permanen," pungkas dia.

















