Menjambret Wanita, Dua Pelajar di Bangkalan Ditangkap Polisi

1. Melakukan aksinya di terminal

Kepada polisi, FZI mengaku telah empat kali merampas ponsel. Korbannya mayoritas adalah remaja seusianya. Menurutnya, dia pertama kali menjambret di depan terminal, lalu di pinggir Jalan Soeta, Bangkalan. Dia juga pernah menjambret tak jauh dari rumah dinas Kapolres Bangkalan.
"Tiga kali jambret mengaku bekerja sendirian," kata Kepala Subag Humas Polres Bangkalan, AKP Wiji Santoso, Senin (18/3).
2. Tertangkap saat aksi keempat

AKP Wiji Santoso menjelaskan saat melakukan aksinya yang keempat, FZI mengajak rekannya WW. Mereka berdua merencanakan beraksi di lampu lalu lintas samping pos polisi Halim, Jumat (15/3). Saat itu mereka mengincar seorang gadis 17 tahun berinisial CC asal Kecamatan Tanjung Bumi.
Usai lampu lalu lintas hijau, FZI dan WW berboncengan membuntuti CC. Mereka berdua memepet CC hingga sampai di depan terminal bus Bangkalan.
FZI dan WW berhasil menjambret ponsel CC dan kemudian langsung memacu motornya untuk kabur. Melihat ponselnya dijambret, CC berusaha mengejar, namun gagal.
3. Dijerat pasal pencurian dengan kekerasan

Tak selang beberapa lama, CC kemudian melapor kepada polisi. Polisi kemudian mempelajari CCTV yang berada di sekitar terminal Bangkalan.
AKP Wiji Santoso menjelaskan polisi pertama kali berhasil menangkap WW di rumahnya, Kelurahan Mlajah. Sedangkan FZI berhasil ditangkap di sekitar Pelabuhan Kamal.
"Mereka kami jerat dengan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan," ungkap Wiji.


















