Menang Tapi Anggaran Daerah Dipangkas, Begini Tanggapan Sanusi

Malang, IDN Times - Muhammad dan Lathifah Shohib resmi ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Malang 2025 pada hari ini (6/2/2025) di Kantor DPRD Kabupaten Malang. Keduanya menang dengan perolehan 782.356 suara atau 66 persen. Namun, keduanya langsung dihadapkan pemotongan anggaran transfer ke daerah sebesar 50 persen.
1. Sanusi mengatakan jika kemungkinan potongan anggaran daerah sebesar Rp100 miliar

Sanusi mengatakan jika ia sudah mengetahui kalau Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia telah menyunat anggaran transfer daerah sebesar 50 persen. Ia mengatakan tidak masalah dengan hal tersebut, pasalnya ia merasa perekonomian Kabupaten Malang sudah membaik berkat inovasi generasi milenial dan gen z yang meningkatkan potensi dan pendapatan di masing-masing daerah.
"Potongan kisarannya tidak terlalu banyak, mungkin sekitar Rp100 sekian miliar, jadi tidak akan menggagu dengan program yang ada di Kabupaten Malang. Karena PAD kita sudah benar-benar tembus Rp1 triliun," terangnya usai pelantikan.
Sanusi yakin Kabupaten Malang bisa survive meskipun mengalami pemotongan anggaran dari pusat. Ia yakin pasalnya Kabupaten sudah menerapkan peningkatan ekonomi kolaboratif dengan sektor-sektor pemberdayaan masyarakat ini akan berjalan dengan baik.
⁷"Kita sudah mempetakan potensi-potensi daerah one village, one product, one village, one destination. Sudah kita lakukan bersama seluruh SKPD untuk bisa meningkatkan pendapatan di Kabupaten Malang," tegasnya.
2. Sanusi minta rival-rivalnya ikut membantu dirinya membangun Kabupaten Malang

Dalam kesempatan tersebut, Sanusi juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan Pilkada di Kabupaten Malang dengan damai, aman, dan menghasilkan keputusan terbaik. Ia juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Malang yang aktif dalam mengikuti Pilkada 2025. Ia berharap kedepannya bisa bersama-sama untuk bangun Kabupaten Malang.
"Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Malang saya mohon doa restunya mudah-mudahan saya bersama Bu Latifah dapat menjalankan amanah dengan baik dan sesuai dengan harapan masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan di Kabupaten Malang. Saya berharap nanti semuanya bisa menyatu gotong royong bangun desa karena Malang ini adalah terdiri dari 378 pedesaan dan 12 kelurahan," jelasnya.
Ia juga menyampaikan program utamanya yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi dalam peningkatan pendapatan masyarakat, pariwisata, dan investasi di Kabupaten Malang.
3. Sanusi-Lathifah dilantik 20 Februari 2025, sebut tidak akan ada konvoi

Lebih lanjut, Sanusi mengatakan belum mendapatkan informasi kapan akan dilantik. Tapi ia mengatakan kemungkinan akan serentak pada 20 Februari 2025.
"Harapannya mudah-mudahan bisa seperti itu (dilantik tanggal 20 Februari 2025). Tidak ada, tidak boleh konvoi," pungkasnya.
















