Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

LPG 3 Kilogram Langka di Kota Batu, Warga Antre Puluhan Meter

LPG 3 Kilogram Langka di Kota Batu, Warga Antre Puluhan Meter
Ilustrasi penambahan kuota gas LPG 3 kilogram. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Share Article

Malang, IDN Times - Warga Kota Batu merasakan sulitnya mencari gas LPG 3 kilogram. Kelangkaan gas melon ini terjadi di beberapa wilayah di Kota Batu sejak beberapa Minggu lalu. Kelangkaan LPG ini juga dicurahkan beberapa warga di media sosial Twitter. Mereka mengunggah foto antrean puluhan meter.

1. Warga Kota Batu menceritakan bagaimana sulitnya mencari kios yang menyediakan gas LPG 3 kilogram

Antrean tabung gas 3Kg di Kota Batu pada Selasa (25/07/2023). (Twitter/@goonjol)
Antrean tabung gas 3Kg di Kota Batu pada Selasa (25/07/2023). (Twitter/@goonjol)

Salah satu warga Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu bernama Sumardi menceritakan jika ia bersama istri sudah sejak pukul 06.00 WIB mencari kios yang menyediakan gas LPG 3 kilogram. Maklum, kios-kios di sekitar rumahnya sudah tidak mendapatkan pasokan gas LPG sejak beberapa Minggu lalu. 

Ia dan sang istri pun harus berkeliling Kota Batu hingga ke salah satu pangkalan gas LPG di Jalan Lesti Desa Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu. Ia mengantre di sana sejak pukul 07.00 WIB dan baru bisa mendapatkan giliran menukarkan gas miliknya sekitar pukul 10.00 WIB.

"Saya dapat informasi dari tetangga kalai si Desa Ngaglik ada yang masih menyediakan gas LPG. Jadi kita ke sana karena kebutuhan gas kita bukan cuma untuk memasak di rumah. Soalnya sorenya kita berdagang gorengan san kopi," terangnya saat dikonfirmasi pada Selasa (25/07/2023).

Ia menceritakan kalau kelangkaan gas LPG sudah dirasakan warga Kota Batu sejak sebulan yang lalu. Tapi beberapa hari belakangan, kelangkaan kian merajalela membuat warga kesulitan untuk beraktivitas.

"Tetangga saya bahkan ada yang sampai memasak menggunakan rice cooker karena saking sulitnya mencari gws LPG 3 kilogram. Kalau mau beli ukuran yang di atasnya gak mampu," bebernya.

2. Pj Wali Kota Batu minta Pertamina turun tangan ke Kota Batu

Antrean tabung gas 3Kg di Kota Batu pada Selasa (25/07/2023). (Twitter/@Boc4h_Old))
Antrean tabung gas 3Kg di Kota Batu pada Selasa (25/07/2023). (Twitter/@Boc4h_Old))

Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mengungkapkan pihaknya tidak bisa berbuat banyak terkait kelangkaan gas LPG 3 kilogram di wilayahnya. Pasalnya, pengadaan gas LPG adalah ranah Pertamina. Ia pun meminta Pertamina mau turun tangan atas masalah ini.

"Kami hanya bisa mendorong Pertamina untuk menambah kuota gas LPG di sini," ujarnya.

Aries juga mengimbau agar masyarakat lebih bijak saat menggunakan gas LPG 3 kilogram. Ia berharap situasi ini tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang menimbun dan menjualnya denga harga tinggi. Pihaknya mengatakan jika kelangkaan sudha terjadi sejak tanggal 19 Juli 2023. Hal ini disebabkan keterlambatan pengiriman stok dari Pertamina.

3. Pertamina jamin stok gas LPG 3 kilogram di Kota Batu aman

Ilustrasi tabung gas LPG 3 kilogram subsidi Pertamina. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Ilustrasi tabung gas LPG 3 kilogram subsidi Pertamina. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Sementara itu, Head Communication and Relations Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Taufiq Kurniawan mengatakan jika saat ini distribusi gas LPG 3 kilogram di Kota Batu telah pulih. Ia mengungkapkan jika konsumsi gas LPG 3 kilogram di Kota Batu per harinya sekitar 13 ribu tabung. Ia memastikan kalau jumlah tersebut akan terpenuhi mulai hari ini.

Pihaknya juga mengatakan kalau telah melaksanakan operasi pasar untuk menjamin keberadaan gas melon ini. Mereka akan menyalurkan setidaknya 750 tabung gas LPG 3 kilogram setiap harinya saat operasi pasar di Kota Batu.

Ia juga menyampaikan agar masyarakat tidak membeli tabung gas LPG 3 kilogram di sembarang tempat. Ia meminta masyarakat langsung membeli di pangkalan gas LPG yang ditunjuk resmi oleh PT Pertamina. "Karena dengan membeli di pangkalan LPG resmi akan tersaring siapa saja warga yang berhak atas gas LPG 3 kilogram. Karena kalau di tempat lain maka tidak akan tersaring pembelinya," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rizal Adhi Pratama
EditorRizal Adhi Pratama

Latest News Jawa Timur

See More

Polisi Sebut Gus Idris Manfaatkan Karisma Pendakwah untuk Jerat Korban

10 Jun 2026, 18:20 WIBNews