Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Libur Maulid Nabi, PT KAI Daop 9 Tambah Satu Gerbong Kelas Ekonomi

Libur Maulid Nabi, PT KAI Daop 9 Tambah Satu Gerbong Kelas Ekonomi
Penumpang kereta di Stasiun Banyuwangi. IDN Times/Mohamad Ulil Albab
Share Article

Banyuwangi, IDN Times - PT KAI Daop 9 Jember menambah satu gerbong Kereta Api (KA) Mutiara Timur kelas ekonomi untuk jurusan Banyuwangi-Surabaya Gubeng. Penambahan ini dilakukan karena terjadi peningkatan volume penumpang saat libur panjang akhir pekan dan libur Maulid Nabi1440 H yang jatuh pada, Selasa besok (20/11).

1. Peningkatan volume di Stasiun Banyuwangi sudah dimulai

IDN Times/Mohamad Ulil Albab
IDN Times/Mohamad Ulil Albab

Manager Humas PT KAI Daop 9 Jember, Luqman Arif, mengatakan peningkatan volume penumpang terjadi sejak Jumat (16/11). Daop 9 Jember, membawahi wayah kerja Banyuwangi, Probolinggo, Pasuruan, dan Jember sendiri.

"Pada libur Maulid Nabi 1440 H ini memang ada peningkatan volume penumpang kereta api sejak hari jumat kemarin," ujar Luqman.

2. PT KAI tambah 100 tempat duduk

Warga melihat jadwal perjalanan KA. IDN Times/Mohamad Ulil Albab
Warga melihat jadwal perjalanan KA. IDN Times/Mohamad Ulil Albab

Kerena peningkatan volumen itulah, PT KAI kemudian menambah kapasitas 100 tempat duduk kelas ekonomi, berlaku hingga puncak peringatan Maulid Nabi.

"Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut, mulai KA Mutiara Timur relasi Banyuwangi - Surabaya Gubeng ditambah 1 kereta kelas ekonomi dengan kapasitas 100 tempat duduk pada perjalanan mulai Jumat hingga Selasa," kata Luqman, Senin, (19/11).

Di Daop 9 Jember, kata Luqman, setiap hari memiliki 8 keberangkatan KA jarak menengah dan jaraka jauh dengan total tempat duduk  sebanyak 7.884.

3. Semua tiket telah habis terjual

IDN Times/Mohamad Ulil Albab
IDN Times/Mohamad Ulil Albab

Sementara itu, Pengatur Perjalanan Kereta Api Stasiun Karangasem, Kabupaten Banyuwangi, Subhan, menambahkan selama libur akhir pekan hingga peringatan Maulid Nabi, semua tiket perjalanan menuju Surabaya, Surakarta, Malang, Bandung, Cilacap, Gambir telah habis terjual habis.

"Semua sudah habis mulai dari kereta Pandanwangi, Wijaya Kusuma, Mutiara Timur Siang, Malam, Tawang Alun, Sritanjung," kata Subhan.

4. Hanya tersisa tiket berdiri untuk kereta api lokal

IDN Times/Mohamad Ulil Albab
IDN Times/Mohamad Ulil Albab

Sedangkan tiket yang masih tersisa hanya untuk kereta api lokal. "Tinggal kuota perjalanan lokal, itupun yang berdiri. Hanya 25 persen," Subhan.

5. Baru mulai normal pada 22 November

Penumpang kereta di Stasiun Banyuwangi. IDN Times/Mohamad Ulil Albab
Penumpang kereta di Stasiun Banyuwangi. IDN Times/Mohamad Ulil Albab

Hingga saat ini, masih tampak penumpang yang berburu tiket untuk perjalanan selanjutnya. Selama musim libur ini kedatangan penumpang dari Surabaya dan Malang menuju Banyuwangi memang terjadi peningkatan, namun tidak begitu signifikan. "Tidak begitu banyak kenaikan, hanya beberapa persen," ujarnya.

Sabhan menambahkan, tiket kereta api diprediksi mulai tersedia dan kembali normal pada tanggal 22 November 2018 mendatang. "Sekitar tanggal 22 sudah mulai normal kembali," ujarnya.

Share Article
Curated For You

Guru Besar UIN: Momen Maulid Nabi Jadi Warna Baru Bagi Millennials

01 Des 2017, 20:20 WIBNews
Topics
Editorial Team
Mohamad Ulil Albab
EditorMohamad Ulil Albab

Latest News Jawa Timur

See More