Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Lansia di Surabaya Dapat Sosialisasi Pemilu 2024

Lansia di Surabaya Dapat Sosialisasi Pemilu 2024
Sosialisasi Pemilu di Griya Wreda Surabaya. (Dok. Humas Pemkot Surabaya)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Lansia yang tinggal di Griya Wreda Jambangan, Surabaya mendapat sosialisasi tata cara pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya dan Dinas Sosial setempat, Jumat (5/1/2024). Hal ini dilakukan agar para lansia dapat memahami cara memilih saat Pemilu pada 14 Februari 2024 nanti. 

Dari data yang dimiliki KPU, ada sebanyak 204 orang penghuni Griya Wreda yang tercatat sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). 

Komisioner KPU Surabaya Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Naafilah Astri Swarist mengatakan lansia juga memiliki hak pilih.  Mereka termasuk kelompok rentan yang perlu diberi sosialisasi. 

"Di sini ada kelompok rentan dimana mereka ada keterbatasan gerak," ujar Naafilah di UPTD Griya Wreda Jambangan.

Nafilah mengatakan, saat ini ada empat orang dari 204 DPT yang sudah kembali ke keluarga mereka. KPU pun akan berkordinasi dengan UPTD Griya Wreda untuk memberikan edukasi mekanisme pencoblosan bagi mereka yang sudah pulang.  

"Kami koordinasi dengan pihak keluarga melalui pihak di sini, agar mereka dapat memilih di rumahnya sesuai KTP, mereka pindah memilih kembali ke rumahnya," terangnya. 

Selain ada empat orang yang sudah kembali ke rumah, juga ada penghuni yang baru masuk. KPU juga akan membantu penghuni baru tersebut agar bisa memilih. 

"Kami akan bantu mengurus pindah pilihnya di sini, sekaligus tadi juga sosialisasi tata cara pemungutan suara," terangnya.

Di waktu yang sama, Kepala Dinsos Kota Surabaya Anna Fajriatin mengatakan, di Griya Wreda terdapat satu Tempat Pemungutan Suara. Selain di Griya Wreda, Dinsos juga membuka TPS di dua lokasi UPTD lainnya, yakni Liponsos Keputih dan Kampung Anak Negeri. 

"Dua TPS di Liponsos Keputih yakni reguler dan lokasi khusus.  Di Kampung Anak Negeri Kalijudan ada satu TPS dan di Kalijudan itu baru pertama, mereka di sana rata-rata usianya banyak yang baru 17 tahun," terang Anna. 

Tak cuma sosialisasi, Dinsos juga menggelar nonton bareng (nobar) debat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di UPTD yang ada. 

"Tanggal 7 Januari harapan kami penghuni bisa nonton, sehingga mereka bisa memahami," pungkas dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Khusnul Hasana
Zumrotul Abidin
Khusnul Hasana
EditorKhusnul Hasana

Latest News Jawa Timur

See More

13 Demonstran #IndonesiaSekarat Dibebaskan, Tapi Wajib Lapor

28 Jun 2026, 20:32 WIBNews