Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kunjungi Malang, Mahfud MD Singgung Pemimpin Anti Demokrasi

Kab. Malang
Kunjungi Malang, Mahfud MD Singgung Pemimpin Anti Demokrasi
Mahfud MD saat melaksanakan kegiatan Tabrak Prof di Boderland Warerpark Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Share Article

Malang, IDN Times - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD kembali melakukan safari politik ke Kabupaten Malang. Mantan Menkopolhukam ini tiba di Boderland Waterpark Jalan Embong Turi Nomor 3-4, Dusun Bunder, Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang pada Rabu (7/2/2024) pukul 11.30 WIB.

Di sana ia melaksanakan kegiatan bertajuk 'Tabrak Prof' yang dihadiri ratusan pendukungnya. Ia juga mendapat pertanyaan-pertanyaan dari warga Kabupaten Malang.

  1. 1. Mahfud MD singgung pemimpin yang berakhir dikenal jahat

    Mahfud MD saat melaksanakan kegiatan Tabrak Prof di Boderland Warerpark Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
    Mahfud MD saat melaksanakan kegiatan Tabrak Prof di Boderland Warerpark Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

    Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD menyinggung terkait slogan Jas Merah atau jangan sekali-kali melupakan sejarah. ia mengatakan mengagumi sosok Bung Karno karena tidak pernah melupakan sejarah. Menurutnya ini juga sesuai dengan firman Allah yang digali dari Al-Qur'an bahwa dari sejarah kita belajar siapa diri kita, yaitu bersatunya beberapa kelompok primordial. Dan bagi mereka yang jatuh akan meninggalkan kenangan manis jika berkerja dengan baik.

    Alasan itulah yang membuat Mahfud melihat Bung Karno sampai sekarang dikenal oleh dunia sebagai pejuang kemerdekaan yang penuh rasa kasih kemanusiaan. Ia juga mencontohkan Hitler sebagai sosok yang amat kuat, tapi akhirnya jatuh juga sebagai orang terhinakan dan kuburannya pun tidak ditemukan karena terpaksa bunuh diri di terowongan.Ā 

    "Kehidupan ini berputar, siapa yang merasa kuat pada saatnya akan lemah. Pak Harto kurang apa hebatnya. Tapi pada tanggal 21 Mei (1998), hanya dua bulan setelah dilantik MPR kembali jadi presiden, sesudah itu (kekuasaan) Pak Harto jatuh karena di akhir-akhir pemerintahannya anti demokrasi," terangnya.

  2. 2. Mahfud MD menyebut akan ada banyak intimidasi dengan semakin dekatnya Pemilu 2024

    Mahfud MD saat melaksanakan kegiatan Tabrak Prof di Boderland Warerpark Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
    Mahfud MD saat melaksanakan kegiatan Tabrak Prof di Boderland Warerpark Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

    Mahfud juga mengatakan jika semakin dekatnya Pemilu 2024 akan makin banyak intimidasi dan kecurangan. Ia bisa yakin karena pernah menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Tapi ia mengingat pendukungnya agar tetap teguh dan tidak goyah meskipun mendapatkan intimidasi.

    "Jangan mau ditukar dengan amplop, jangan mau ditukar dengan sembako. Boleh menerima sembako, tapi pada saat memilih saudara tidak boleh terikat kepada amplop dan sembako. Di dalam Al-Qur'an itu ada dalil gini, orang yang melakukan sesuatu tanpa sesuai dengan bisikan hati nuraninya itu masuk neraka karena orang itu seperti binatang yang akan masuk neraka jahanam," ujarnya.

  3. 3. Mahfud tebar janji untuk petani, nelayan, dan penyandang disabilitas

    Mahfud MD saat melaksanakan kegiatan Tabrak Prof di Boderland Warerpark Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
    Mahfud MD saat melaksanakan kegiatan Tabrak Prof di Boderland Warerpark Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

    Lebih lanjut, Mahfud juga mengatakan jika ia memiliki perhatian pada petani, nelayan, dan penyandang disabilitas. Untuk disabilitas menurutnya dalam Undang-undang Dasar Pasal 28 disebutkan bahwa setiap warga negara dengan kebutuhan khusus berhak mendapat perlakuan khusus, tujuannya agar disabilitas mendapatkan haknya dari negara.

    "Misalnya sekarang disabilitas itu yang tidak ada undang-undangnya di setiap kantor pemerintah, kantor swasta, hingga BUMN memang sudah diwajibkan ada pegawai disabilitas. Tapi selama ini tidak dilaksanakan dengan baik, ada disabilitas kerjanya hanya dikontrak tiga bulan, sudah itu dipecat diganti yang lain," bebernya.

    Ia juga mencontohkan jika para penyandang disabilitas diperkenalkan di tempat kerja yang tidak bisa menopang kekurangannya. Bahkan di desa-desa pelayanan dan fasilitas untuk disabilitas masih sangat kurang. Oleh karena itu, ia menjanjikan akan merombak undang-undang untuk kemaslahatan penyandang disabilitas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More