Ilustrasi aksi pengeroyokan (IDN Times/Sukma Shakti)
Adik korban berinisial menceritakan jika kejadian ini bermula pada Selasa (28/5/2024) malam. Saat itu korban mengirimkan file kepada siswa lain berinisial A untuk dicetak. Tapi A tidak mau mencetak file tugas itu sambil berkata kasar dan mengajak korban berkelahi. Nomor kontak korban juga diblokir oleh A.
Kemudian pada hari Rabu (29/5/2024) siang, korban izin kepada keluarganya untuk mengerjakan tugas kelompok. Korban kemudian diantar oleh ibunya ke Jalan Pandan, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu. Korban kemudian dijemput oleh A dan empat temannya yang lain menggunakan motor ke sebuah tempat di Desa Singgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu.
"Yang mukul itu 2 orang, inisial A dan L. Sementara sisanya itu cuma melihat dan merekam. Dipukuli itu sekitar pukul 15.00 WIB atau 15.30 WIB. Semuanya anak SMP yang sama, kecuali L. Sementara A dengan RKA itu satu kelas," terangnya.
Setelah dipukuli, korban diantar oleh terduga pelaku tapi diturunkan di SPBU Lahor Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Batu. Setelah itu, korban pulang dengan jalan kaki.