Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Korban Kerusuhan Kanjuruhan Dapat Santunan Duka Rp10 Juta

Kab. Malang
Korban Kerusuhan Kanjuruhan Dapat Santunan Duka Rp10 Juta
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang usai pertandingan Arema FC Vs Persebaya Surabaya. (IDN Times/Alfi Ramadana)
Share Article

Malang, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menyiapkan santunan untuk korban meninggal dunia dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. Data Polda Jatim, saat ini sudah terverifikasi sebanyak 129 korban meninggal dunia.

  1. 1. Beri santunan duka Rp10 juta

    Ilustrasi Mayat. IDN Times/Mardya Shakti
    Ilustrasi Mayat. IDN Times/Mardya Shakti

    Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa membenarkan bahwa pihaknya akan memberikan santunan takziah bagi korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan. Nah, santunan itu sendiri sejumlah Rp10 juta untuk tiap korban.

    "Untuk yang meninggal maka pemprov akan memberikan santunan takziah masing-masing Rp10juta," ujarnya, Minggu (2/10/2022).

  2. 2. Santunan duka juga akan diberikan Pemkab Malang

    Evakuasi korban saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (2/10/2022) malam. (IDN Times/Alfi Ramadana)
    Evakuasi korban saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (2/10/2022) malam. (IDN Times/Alfi Ramadana)

    Mantan Menteri Sosial (Mensos) ini menambahkan, santunan duka nantinya tak hanya datang dari pemprov saja. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang juga akan menyiapkannya. Namun untuk nominalnya, Khofifah belum menyebutkan.

    "Untuk kabupaten juga akan memberikan," kata Khofifah.

  3. 3. Beri bantuan Rp5 juta untuk yang luka berat dalam tindakan

    Evakuasi para korban usai saat kericuhan di Stadion Kanjuruhan. IDN Times/Alfi Ramadana
    Evakuasi para korban usai saat kericuhan di Stadion Kanjuruhan. IDN Times/Alfi Ramadana

    Selain santunan takziah atau duka, Pemprov juga akan memberikan santunan pengobatan bagi korban yang mengalami luka berat. Nah, untuk kategori luka beratnya nantinya akan ada penilaian tersendiri dari rumah sakit dengan dinas kesehatan dan dinas sosial.

    "Kemudian untuk luka berat  dalam tindakan maka pemprov akan memberikan Rp5 jut bagian dari empati kami terhadap korban, keluarga, dan tentu mereka yang sekarang sedang dirawat membutuhkan tindakan," kata dia.

    "Jadi ini akan menjadi bagian dari bagaimana kami memberikan layanan kepada masyarakat baik dari pemprov, pemkab," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More