Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Khofifah Bilang Tak Ada Persiapan Khusus Debat Perdana 18 Oktober
Khofifah Indar Parawansa calon gubernur Jawa Timur nomer urut 2. IDN Times/ Riyanto.

Madiun, IDN Times – Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 2, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan tidak ada persiapan khusus menjelang debat perdana yang akan digelar oleh KPU Jawa Timur pada 18 Oktober mendatang. Hal ini disampaikannya usai menghadiri Haul Pondok Pesantren Darussalam Mekar Agung di Desa Pucang Anom, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, pada Senin malam (07/10/2024).

1. Tema Debat Perdana

Khofifah Indar Parawansa (IDN Times/ Riyanto)

Menurut Khofifah, tema debat kali ini akan berfokus pada isu-isu dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan. "Insyaallah sudah melakukan upaya yang cukup signifikan pada periode sebelumnya," ungkap Khofifah saat berbincang dengan awak media.

Didampingi Calon Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Khofifah memaparkan sejumlah capaian yang diraih Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinannya. 

Salah satunya adalah keberhasilan menciptakan jumlah siswa SMA atau MA yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) di Jawa Timur terbanyak secara nasional, tanpa harus mengikuti tes.

2. Prestasi Kepemimpinan Khofifah-Emil

Khofifah Indar Parawansa calon gubernur Jawa Timur nomer urut 2. IDN Times/ Riyanto.

Menurut Khofifah dalam berbagai olimpiade sains nasional, Jawa Timur juga telah meraih gelar juara umum secara berturut-turut, berkat sinergi antara kepala sekolah, guru, siswa, dan wali murid. 

"Kami membangun sebuah ekosistem pembelajaran yang kuat, mudah-mudahan ini bisa menjadi pendorong peningkatan kualitas SDM di Jawa Timur," tambah Khofifah.

3. Kemiskinan Diklaim Menurun

Khofifah Indar Parawansa calon gubernur Jawa Timur nomer urut 2. IDN Times/ Riyanto.

Selain itu, terkait dengan pengentasan kemiskinan ekstrem, Khofifah mengklaim telah terjadi penurunan signifikan. Per Maret 2024, angka kemiskinan ekstrem di Jawa Timur mencapai 0,66 persen.

"Mudah-mudahan kita bisa mendekati angka 0 persen. Penurunan kemiskinan makro juga merupakan yang tertinggi se-Jawa. Insya Allah, semua ini on the track," tutupnya.

Debat perdana ini diharapkan menjadi ajang penting bagi para kandidat untuk menunjukkan visi dan solusi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan di Jawa Timur.

Editorial Team

EditorRiyanto

Related Article