Magetan, IDN Times – Kemarau panjang mulai berdampak pada ketersediaan air di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan mencatat sedikitnya 27 sumber air berupa telaga, waduk, bendungan, dan embung mengalami penyusutan debit air.
Bahkan, sejumlah embung kecil di wilayah Kecamatan Parang dilaporkan telah mengering. Kondisi ini menjadi perhatian karena sumber air tersebut selama ini menopang kebutuhan pertanian dan air bersih masyarakat. Berikut tiga fakta dampak kemarau di Magetan:
