Malang, IDN Times - Setidaknya 15 anggota keluarga korban meninggal Tragedi Kanjuruhan menggeruduk Kantor DPRD Kabupaten Malang pada Selasa (03/01/2023). Mereka meminta kepada Ketua DPRD Kabupaten Malang untuk berkirim surat kepada DPR RI terkait kelanjutan kasus yang menewaskan anak-anak mereka.
"Kami ini keluarga korban Tragedi Kanjuruhan dari Kabupaten Malang, ingin agar DPRD kabupaten Malang bersurat ke DPR RI dan presiden untuk membentuk pansus (panitia khusus) dalam Tragedi Kanjuruhan. Selama ini penanganan hukum jalan di tempat, kami meminta kepada dewan untuk mensupport dan menyuarakan itu," terang Vincensius Sari (43) ayah dari korban meninggal Yohanes Revano Prasetyo (15) asal Dusun Ngrejo RT.04/RW.05, Desa Kluwut, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.
Pria yang akrab disapa Sari ini mengatakan jika para orangtua ini berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Malang. Mulai dari Turen, Ampelgading, Dampit, Kalipare, Wonosari, Kepanjen, sampai Sumberpucung.
"Kami berkomitmen sebagai keluarga korban dengan DPRD kabupaten Malang dan Polres saling bahu membahu untuk mengusut Tragedi Kanjuruhan sampai pada titik kepuasan di penyelesaian," tegasnya.
