Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kasus Perampokan Petugas SPBU Driyorejo Gresik, 6 Orang Diperiksa
Ilustrasi pidana. (IDN Times/Sukma Shakti)

Gresik, IDN Times - Kasus perampokan petugas SPBU di kawasan Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik masih dalam tahap penyelidikan. Sejumlah saksi dan korban mulai diperiksa secara maraton. Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al Qarni. "Ada enam orang yang sudah kami periksa sebagai saksi," ujarnya kepada IDN Times, Selasa (22/4/2025).

Dari enam orang saksi yang diperiksa, tiga di antaranya ialah saksi korban. Terdiri dari dua petugas SPBU yang mengalami perampokan dan satu warga yang ditembak perampok saat mencoba membantu korban petugas SPBU.

Meski sudah mendapat keterangan enam orang saksi. Kepolisian masih belum dapat mengungkap identitas salah satu pelaku. Diketahui, dalam perampokan ini ada sebanyak empat pelaku yang berboncengan dengan dua sepeda motor.

"Masih kami dalami pelakunya, mohon doanya semoga segera kami ungkap dan kasih kepastian hukum," tegas Abid.

Sebelumnya, kronologi perampokan bermula saat petugas SPBU bernama Junaidatur Rabiah warga Pamekasan dan Hermanto hendak menyetor atau mentransfer uang ke bank. Keduanya berangkat dari SPBU 5461123 dengan menggunakan sepeda motor Kawasaki.

Namun, saat di lokasi kejadian, petugas SPBU tersebut dipepet oleh pelaku dan kemudian digasak uang senilai Rp110 juta. Saat terjadi perampokan, datang seorang warga bernama Ibnu Sandi Kurniawan yang hendak menolong korban dan ditembak oleh salah satu pelaku. Akibatnya, Ibnu mengalami luka tembak di kaki kanan dan dibawa ke rumah sakit.

Editorial Team

Related Article