Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Karhutla Masih Mengamuk di 5 Wilayah Jatim
Pantauan karhutla di kawasan Bromo, Probolinggo. Dok. BPBD Jatim.
  • Karhutla melanda Bromo, Mojokerto, Malang, Pasuruan, dan Situbondo; titik api masih dipantau serta ditangani tim gabungan hingga Minggu pagi.

  • Kebakaran di Bromo, Probolinggo, menewaskan empat orang dan melukai berat dua lainnya, sementara angin kencang mempercepat perluasan api.

  • Pemadaman terkendala medan terjal dan lokasi sulit dijangkau; BPBD mengerahkan TRC, membuat sekat bakar, memantau titik panas, dan mendata luas lahan terbakar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
13 Oktober 2026

Api pertama terpantau di Gunung Sigiran, Desa Begaganlimo, Mojokerto, sekitar pukul 18.10 WIB. Kebakaran dilaporkan menjalar ke Bukit Gajah Mungkur.

15 Oktober 2026

Karhutla dilaporkan di Tamankursi, Situbondo, sekitar pukul 07.00 WIB. Pada sekitar pukul 14.00 WIB, kebakaran bermula di Bukit Kembang, kawasan Bromo, Probolinggo, lalu meluas akibat angin kencang.

16 Oktober 2026

Kebakaran dilaporkan terjadi di Gunung Ringgit, Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Api merembet ke arah puncak dan menyulitkan pemadaman manual.

17 Oktober 2026

Kebakaran terjadi di lereng Pitrang Danwaruan, kawasan Gunung Kawinajang, Kabupaten Malang. Dua titik api masih terlihat dan penyebabnya diselidiki.

18 Oktober 2026

BPBD Jatim melaporkan kebakaran di lima wilayah masih dipantau dan ditangani tim gabungan. Di Bromo, empat orang meninggal dan dua lainnya luka berat; asap di Situbondo serta titik panas di sejumlah wilayah masih terpantau.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di lima wilayah Jawa Timur, termasuk Bromo, Mojokerto, Malang, Pasuruan, dan Situbondo. Empat orang meninggal dan dua orang luka berat dalam kebakaran di kawasan Bromo.
  • Who?
    BPBD Jatim, BPBD Kabupaten Mojokerto, TNBTS, Tahura Raden Soerjo, TNI-Polri, relawan, masyarakat, serta BBKSDA terlibat dalam pemantauan dan penanganan. Korban meninggal termasuk dua petugas TNBTS dan dua karyawan ArtHotel.
  • Where?
    Titik kebakaran berada di Gunung Bromo, Gunung Sigiran di Mojokerto, Gunung Kawinajang di Malang, Gunung Ringgit di Pasuruan, serta Tamankursi di Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo.
  • When?
    BPBD Jatim melaporkan kondisi per Minggu, 18 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB. Kebakaran Bromo mulai 15 Oktober, Mojokerto 13 Oktober, Malang 17 Oktober, Pasuruan 16 Oktober, dan Situbondo 15 Oktober 2026.
  • Why?
    Penyebab kebakaran di sejumlah lokasi per saat ini masih belum diketahui. Di Gunung Kawinajang, Kabupaten Malang, penyebabnya masih diselidiki. Angin kencang mempercepat penyebaran api di beberapa kawasan.
  • How?
    Tim gabungan melakukan pemantauan, asesmen, pemadaman dari jalur darat pada area terjangkau, pembuatan ilaran dan sekat bakar, serta penyaluran logistik. Medan terjal, lokasi sulit dijangkau, dan angin kencang menghambat penanganan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Api membakar hutan dan tanah di lima tempat di Jawa Timur, seperti Bromo, Mojokerto, Malang, Pasuruan, dan Situbondo. Di Bromo, empat orang meninggal dan dua orang luka berat. Angin kencang membuat api cepat besar. Banyak petugas dan relawan masih melihat api, membuat jalan penghalang api, dan memadamkan tempat yang bisa didatangi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah tantangan medan terjal dan angin kencang, penanganan karhutla di Jawa Timur memperlihatkan kerja bersama yang terstruktur. BPBD, personel reaksi cepat, TNI-Polri, pengelola kawasan, relawan, dan masyarakat menggabungkan pemantauan satelit, asesmen lapangan, pemadaman di titik terjangkau, serta sekat bakar, dengan dukungan logistik untuk menjaga keberlangsungan tugas di lapangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda lima wilayah di Jawa Timur (Jatim). Kobaran api terpantau di kawasan Gunung Bromo, Mojokerto, Malang, Pasuruan, hingga Situbondo. Situasi paling mematikan terjadi di kawasan Bromo, Kabupaten Probolinggo, dengan empat orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka berat.

Laporan perkembangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim per Minggu (18/10/2026) pukul 06.00 WIB menunjukkan, sejumlah titik kebakaran masih dalam pemantauan dan penanganan tim gabungan. Upaya pemadaman terkendala medan terjal, lokasi yang sulit dijangkau, serta angin kencang yang mempercepat penyebaran api.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno bilang, kebakaran di kawasan Gunung Bromo bermula pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di area Bukit Kembang, Desa Pucuk Sari, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Api muncul dari sisi timur Mentigen, meliputi kawasan Bukit Kembang Puncak Sari dan Pusung Lingker.

Angin kencang membuat api cepat meluas ke sejumlah titik. Kebakaran juga terpantau di kawasan Gunung Ringgit, Desa Sapihkerep, Kecamatan Sukapura, serta beberapa lokasi di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Empat korban meninggal dunia dalam insiden tersebut terdiri dari Sukaris (55), petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS); Sefriel Ardiansyah (19) dan Wisnu Yuda Pratama (26), karyawan ArtHotel; serta Hendra Roni Wagiana (33), petugas TNBTS.

Sementara itu, dua korban luka berat adalah Munawi (44), petugas TNBTS, dan Suraji (40), karyawan ArtHotel. Data BPBD Jatim mencatat total enam korban dalam peristiwa kebakaran di kawasan Bromo tersebut.

"Hingga Minggu pagi, tim gabungan masih memantau perkembangan api di kawasan Bromo. Sejumlah titik panas juga terdeteksi melalui citra satelit di wilayah Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Petugas merencanakan pemadaman pada area yang masih dapat dijangkau," ujarnya tertulis kepada IDN Times.

Tak hanya Bromo, kebakaran juga terjadi di kawasan Gunung Sigiran, Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Api yang pertama terpantau pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 18.10 WIB dilaporkan menjalar ke Bukit Gajah Mungkur.

Petugas gabungan dari BPBD Jatim, BPBD Kabupaten Mojokerto, Tahura Raden Soerjo, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat berupaya memadamkan api dari jalur darat. Tim juga membuat ilaran dan sekat bakar untuk menghambat pergerakan api. Namun, medan curam dan titik api yang sulit dijangkau membuat pemadaman manual tidak bisa dilakukan di seluruh area.

Di Kabupaten Malang, kebakaran terjadi di lereng Pitrang Danwaruan, kawasan Gunung Kawinajang, pada Jumat (17/10/2026). Hingga laporan terbaru, masih terlihat dua titik api. "Penyebab kebakaran masih diselidiki, sedangkan luas lahan yang terbakar belum selesai didata," kata Satriyo.

Ancaman serupa muncul di kawasan Arjuno-Welirang, tepatnya Gunung Ringgit, Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Kebakaran dilaporkan terjadi sejak Jumat (16/10/2026). Api merembet mengarah ke puncak Gunung Ringgit sehingga menyulitkan petugas melakukan pemadaman secara manual karena medan yang terjal.

"BPBD Jatim telah mengerahkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu percepatan penanganan. Tim gabungan juga melakukan asesmen, pemadaman di area yang memungkinkan dijangkau, serta pembuatan sekat bakar untuk menahan perluasan api. Dukungan logistik disalurkan untuk memenuhi kebutuhan personel di lapangan," terang Satriyo.

Sementara itu, karhutla di kawasan Tamankursi, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, dilaporkan sejak Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Hingga Minggu pagi, kepulan asap masih terlihat di lokasi dengan medan terjal yang tidak dapat dijangkau tim darat.

Pantauan citra satelit menunjukkan sejumlah titik panas tersebar dan mengelompok di wilayah Situbondo, Probolinggo, dan Jember, mengarah ke kawasan Cikasur. Tim gabungan masih melakukan pemantauan dari pos pantau dan berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).

BPBD Jatim menyatakan luas lahan yang terbakar di sejumlah lokasi masih dalam pendataan. Selain pemadaman pada area yang dapat dijangkau, tim gabungan melanjutkan pemantauan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.

Curated For You

Editorial Team

Related Article