Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kantor NU Sumenep Dibakar Orang Tak Dikenal, PWNU Jatim Angkat Suara

Kantor NU Sumenep Dibakar Orang Tak Dikenal, PWNU Jatim Angkat Suara
Suasana kantor MWCNU Lenteng, Sumenep saat kebakaran terjadi. (Dok. Damkar Sumenep).
Share Article

Sumenep, IDN Times - Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep dibakar orang tak dikenal, Jumat (5/5/2023) kemarin. Diketahui, pembakaran terjadi dua kali. 

Berdasarkan data dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sumenep, terjadi sekitar Pukul 02.30 WIB. Objek yang terbakar yakni tumpukan kayu sisa pembangunan kantor. 

"Penyeban kebakaran, dibakar oleh orang tak dikenal,untuk korban nihil," ujar Kabid Damkar Sumenep, Subiyakto. 

Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Abdussalam Shohib membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi kedua kalinya. Pembakaran oleh orang tak dikenal pernah terjadi pada Selasa (25/4/2023) lalu. 

"Sudah sempat dilaporkan, tapi belum terungkap. Kemarin malam terjadi lagi kebakaran di belakang," ujarnya kepada media, Sabtu (6/5/2023). 

Ketika kejadian, sejumlah jemaah NU sedang menginap di kantor tersebut. Sehingga, ketika kobaran api nampak, jemaah langsung melapor ke Pemadam Kebakaran. 

"Teman-teman yang nginap disana. Akhirnya tertolong, komunikasi dengan damkar dan bisa dipadamkan oleh damkar," tutur dia.

Gus Salam menuturkan, pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke Polres Sumenep. Ia pun beharap polisi bisa segera menangkap pelakunya. 

"Semoga bisa terungkap pelakunya, motivasinya apa agar tidak menimbulkan keresahan," ungkapnya.

Di waktu yang berbeda, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menuturkan pihaknya telah menerima laporan tersebut. Saat ini, pihaknya sedang melakukan lidik. 

"Masih dalam lidik," tutur Widi terkait pembakaran kantor MWCNU Lenteng, Sumenep.

Share Article
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
Zumrotul Abidin
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More

SPMB Jatim Ngebut: 117 Ribu Murid Ajukan PIN, 90 Ribu Sudah Dapat

01 Jun 2026, 16:53 WIBNews