Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kabar Baik! Kapal Cepat Banyuwangi-Bali Beroperasi Juni
Ilustrasi kapal cepat penumpang (unsplash.com/adityanugraha)

Surabaya, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur (Jatim) memastikan bahwa kapal cepat yang menghubungkan Jatim-Bali, tepatnya Banyuwangi ke Denpasar akan beroperasi pada Juni 2025. Kapal cepat ini diharapkan dapat meningkatkan volume wisatawan ke Jatim.

Kepala Dishub Jatim, Nyono mengatakan, kapasitas kapal cepat ini bisa mengangkut sebanyak 300 orang penumpang. Nantinya, kapal ini tidak bersandar di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Melainkan di Pelabuhan Boom Banyuwangi yang merupakan area wisata.

Saat ini, lanjut Nyono, sudah ada satu kapal cepat yang merupakan kolaborasi dengan pihak swasta. Penumpang yang ingin mencobanya, harus merogoh kocek sebesar Rp200 ribu sekali jalan.

"Sementara masih satu kapal yang disiapkan. Ini dari swasta dan tarifnya Rp200 ribu sekali perjalanan,” ujarnya, Senin (14/4/2025).

Nantinya, kata Nyono, kapal yang akan beroperasi memiliki panjang 70 meter dan lebar 5 meter. Kapal ini cocok untuk angkutan wisata. Dengan adanya kapal ini, maka durasi perjalanan dari Banyuwangi-Bali bakal lebih pendek menjadi 2,5 jam.

Nyono memastikan bahwa persiapan operasional kapal cepat ini dalam pemantauan langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Sejumlah infrastruktur di Pelabuhan Boom pun mulai dilengkapi.

"Soal infrastruktur ini terus dilengkapi. Semisal tempat parkirnya,” tambah Nyono.

Selain itu, Nyono menjelaskan bahwa kapal cepat memiliki potensi besar di sektor wisata. Ia memprediksi peminatnya bakal banyak. Sehingga, pemprov akan memperluas tempat parkir di Pelabuhan Boom agar lebih banyak menampung kendaraan.

"Saat ini, Pelabuhan Boom memang berstatus sebagai pelabuhan pengumpan regional. Sehingga sesuai regulasi, pemprov memiliki kewenangan untuk melakukan penataan," katanya.

Menurut Nyono, hadirnya layanan kapal cepat ini bisa membawa wisatawan mancanegara masuk ke Banyuwangi. Sehingga perekonomian berpotensi tumbuh. 

Editorial Team

Related Article