Jumlah Penderita Corona Bertambah, Pemkab Lamongan Gelar Rapid Test

Lamongan, IDN Times - Jumlah penderita COVID-19 di Kabupaten Lamongan yang terus mengalami peningkatan membuat pemerintah setempat melakukan rapid test secara acak di sejumlah lokasi. Sebanyak 35 orang diambil sampelnya secara cepat. Dari hasil pemeriksaan medis 35 orang dinyatakan negatif corona.
"Kita melakukan rapid test secara acak, di cafe dan perempatan lampu merah pengandaian Lamongan, Alhamdulillah hasilnya negatif semua," kata Bupati Lamongan Fadeli, usai mengelar kegiatan, Sabtu (18/4), siang. Saat ini, jumlah pasien positif corona di Lamongan tercatat sebanyak 26 orang.
1. Hasil rapid test semua negatif

Sebelum melakukan rapid test, petugas medis Tim Gusus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Lamongan, yang memakai Alat Pelindung Diri (APD) melakukan pengecekan suhu tubuh setiap warga. Jika dan warga yang mengalami suhu tubuh tinggi maka akan dilakukan tes.
Sebenarnya ada salah satu pengunjung cafe yang memiliki suhu tubuh tinggi, yakni 3,8 derajat. Namun, saat menjalani rapid test, hasilnya negatif. "Tadi ada satu orang yang memiliki suhu tubuh tinggi, tapi setelah dites hasilnya negatif," ungkap Fadeli.
2. Bagikan ratusan paket sembako

Selain melakukan rapid test, pemerintah Kabupaten Lamongan juga membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat yang tidak mampu dan tukang becak. Warga yang mengantri untuk menerima paket sembako juga diwajibkan untuk memakai masker. "Kita berikan paket sembako kepada masyarakat, semoga bisa membantu mereka ditengah merebaknya pandemi COVID-19 di Lamongan," kata Fadeli.
3. Masyarakat Lamongan diwajibkan untuk memakai masker

Tidak lupa, Bupati Lamongan dua periode ini juga mengajak seluruh masyarakat agar tetap menjaga kesehatan tubuh dan kebersihan. Ia meminta semua warga memakai masker saat beraktivitas di luar rumah serta selalu mencuci tangan. "Virus ini mudah saja menular ke orang jika seseorang itu tidak menjaga kebersihan, ayo la kita biasakan hidup sehat," harapannya.
4. Petugas juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan

Tak hanya itu saja, langkah pemerintah setempat dalam mencegah penyebaran virus corona di Lamongan juga terus dilakukan terutama di wilayah desa-desa. Seluruh desa di Lamongan diminta untuk menyediakan tempat isolasi bagi sejumlah warga Lamongan yang baru saja pulang dari perantauan.
"Tadi petugas juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah titik lokasi, ya harapannya supaya jumlah penderita corona ini tidak bertambah," pungkasnya.




















