Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jatuh ke Sungai, Bocah di Banyuwangi Hilang

Jatuh ke Sungai, Bocah di Banyuwangi Hilang
Ilustrasi tenggelam. (IDN Times/Agung Sedana)
Share Article

Banyuwangi, IDN Times - Seorang bocah berusia 12 tahun asal Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, dilaporkan hilang. Bocah berinisial T itu dikabarkan hanyut di sungai usai jatuh bersama motor yang dia kendarai pada Rabu 24 April 2024.

1. Pencarian terus dilakukan bersama

Ilustrasi tenggelam. (IDN Times/ Agung Sedana)
Ilustrasi tenggelam. (IDN Times/ Agung Sedana)

Dugaan sementara bocah tersebut tidak mampu mengendalikan laju motor dan tergelincir masuk sungai. Nahasnya, kondisi sungai saat itu sedang banjir akibat hujan deras yang mengguyur kawasan TPK dan kawasan hulu sungai. Pencarian di hari pertama hanya berbuah nihil.

"Menurut keterangan saksi, kejadian sekitar pukul 16:00 WIB. Kemudian dilaporkan pada pukul 18:45 WIB," kata Koordinator Basarnas Banyuwangi, Wahyu Setya Budi kepada IDN Times, Kamis (25/4/2024).

2. Kondisi sungai sangat berbahaya

Ilustrasi tenggelam. (IDN Times/ Agung Sedana)
Ilustrasi tenggelam. (IDN Times/ Agung Sedana)

Wahyu mengatakan, kondisi sungai saat ini sedang tidak bersahabat. Selain volumenya yang tinggi, arus sungai juga cukup deras karena banjir. Belum lagi warna sungai yang cokelat membuat pencarian terhadap korban terkendala.

"Pencarian hari ini dilakukan sejak pagi tadi, kami jadwalkan untuk maksimal hingga pukul 17.00 WIB nanti. Kendala di lapangan mungkin hanya di kondisi sungai saat ini," kata Wahyu.

3. Korban masih belajaran motor

Ilustrasi tenggelam. (IDN Times/Agung Sedana)
Ilustrasi tenggelam. (IDN Times/Agung Sedana)

Menurut sumber lain menyebutkan, korban keluar rumah dengan mengendarai motor pretelan. Katanya, korban hendak belajar motor dan hendak melatih kelancaran memainkan gas di jalanan yang agak besar.

"Anak itu pamitnya mau belajar motor, kan dia masih belum begitu (mahir) tenggen," kata sumber tersebut.

Sementara menurut kepolisian, korban sempat meminta pertolongan sesaat setelah tercebur ke sungai. Upaya pertolongan yang dilakukan gagal sepenuhnya karena arus sungai yang sangat berbahaya.

"Pencarian dilakukan bersama tim SAR gabungan, dilakukan seketika setelah laporan semalam dan dilanjutkan hari ini," kata Kapolsek Cluring, AKP Rohman.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agung Sedana
EditorAgung Sedana

Latest News Jawa Timur

See More

Listrik Byar Pet di Surabaya-Sidoarjo, PLN Beri Penjelasan

18 Jun 2026, 21:21 WIBNews