Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan hormat kepada sang saka merah putih saat upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2024 yang diselenggarakan di Lapangan Garuda Pertamina Hulu Rokan, Dumai, Riau pada (1/6/2024). (Dok. Pertamina)
Di samping itu, Eri juga mengingatkan bahwa sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kita harus bisa menjalankan dan menafsirkan nilai-nilai Pancasila. Pertama, masyarakat diharapkan tidak lupa dengan sejarah dan perjalanan Bangsa Indonesia.
“Kedua, kita harus saling tolong-menolong dan menghormati. Alhamdulillah, sekarang telah terbentuk Kampung Madani, serta ada banyak orang tua asuh di Kota Surabaya,” kata dia.
Ketiga, nilai-nilai Pancasila juga menekankan tentang toleransi. Salah satu contohnya adalah Balai Kota Surabaya yang merupakan perwujudan rumah toleransi. Di sini, semua agama dan budaya bisa merayakan momen penting mereka di Balai Kota Surabaya.
“Balai Kota Surabaya terbuka untuk masyarakat dari semua agama,” tegasnya.
Keempat, saling peduli kepada sesama warga sehingga terus menguatkan rasa guyub-rukun. Contohnya adalah Kampung Madani yang menciptakan kepedulian sosial untuk mensejahterakan warga Kota Pahlawan.
“Jika nilai-nilai Pancasila dijalankan, maka kesejahteraan Kota Surabaya akan tercapai,” pungkasnya.