Trenggalek, IDN Times - Tak hanya banjir, bencana longsor juga terjadi di 15 desa di Kabupaten Trenggalek. Material longsor ini menimpa sejumlah rumah hingga memutuskan akses utama jalan desa. Intensitas hujan tinggi sejak dua hari lalu, menyebabkan bencana ini. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor ini. Pihak pemkab telah menyiapkan posko pengungsian bagi warga yang terdampak bencana.
Hujan, 15 Desa di Trenggalek Longsor

1. Longsor terjadi di 15 desa di 8 kecamatan
Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Trenggalek, Agung Widodo mengatakan bencana longsor ini terjadi di 15 desa yang tersebar di 8 kecamatan. Berdasarkan hasil pendataan longsor ini berada di wilayah Kecamatan Trenggalek, Dongko, Suruh, Gandusari, Bendungan, Tugu, Kampak dan Pule. Jumlah penduduk yang terdampak bencana longsor ini sebanyak 30 KK. "Material longsor berupa tanah menimpa rumah dan menyebabkan kerusakan beragam mulai ringan hingga berat," ujarnya, Selasa (18/10/2022).
2. Tidak ada korban jiwa dalam bencana longsor
Beberapa titik longsor juga menutup akses jalan. Masyarakat bergotongroyong membersihkan material longsor di akses jalan ini. Mereka juga membantu rumah warga yang terkena material longsor. Tidak ada korban jiwa dalam bencana longsor ini. "Longsor juga sempat menutup total akses jalan utama desa tapi sekarang sudah dibersihkan," terangnya.
3. Banjir mulai surut secara perlahan
Sementara itu bencana banjir yang terjadi di beberapa titik mulai surut malam ini. Air banjir saat ini bergerak ke arah timur dan mulai menggenangi wilayah Tulungagung. Air yang menggenangi RSUD dr Soedomo juga dikabarkan mulai surut. Sejumlah petugas terpantau sedang melakukan aksi pembersihan di rumah sakit ini.