Malang, IDN Times - Kecelakaan maut terjadi di Ruas Tol Pandaan-Malang tepatnya KM 76+600/A pada Rabu (22/7/2026) pukul 18.09 WIB. Kecelakaan ini melibatkan kendaraan Toyota Hiace dengan Nomor Polisi (Nopol) B 7463 WDA yang membawa rombongan asal Makassar dari Surabaya menuju Malang dengan Truk Hino Nopol DA 8984 CH dari arah yang sama.
Hiace Tabrak Truk di Tol Malang, 3 Orang Meninggal

1. Polisi beberkan kronologi kecelakaan di Tol Pandaan-Malang
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Hendrix Kusuma Wardhana menceritakan jika kecelakaan ini bermula saat kendaraan Toyota Haice yang dikendarai Awang Darmawan melaju dari utara ke selatan atau dari arah Surabaya ke arah Malang berada si jajur lambat (L1). Setibanya di KM 76+800/A, terdapat kendaraan bus yang melaju dari arah yang sama melaju dengan kecepatan tinggi kemudian mendahului 2 kendaraan antara Toyota Haice dan Truck Hino yang dikendarai Adolfus Gelu.
"Saat akan disalip bus ini, kendaraan Toyota Hiace juga dalam posisi mendahului Truk Hino, diduga kurangnya antisipasi dan tidak bisa mengendalikan kecepatan sehingga kendaraan Haice menabrak Truck Hino yang ada di depanya. Sedangkan kendaraan Bus masih tetap melaju ke arah selatan di lajur cepat (L2)," terangnya.
2. Polisi mengungkapkan ada 3 orang meninggal dunia dalam kecelakaan ini, 5 lainnya luka-luka
Akibat kecelakaan ini, Hendrix mengungkapkan sebanyak 3 orang meninggal dunia diantaranya Burhanudin warga Bara Baraya, Makassar; Oktavia Tristanto warga Katangka Somba Opu, Gowa, Makassar; dan 1 orang yang belum teridentifikasi. Ketiganya kini telah dibawa ke kamar jenazah RSUD Saiful Anwar, Kota Malang.
"Sementara 5 orang yang mengalami luka-luka diantaranya 2 orang mengalami luka berat yaitu Erniawati (40) dan Putri (28). Sementara 3 lainnya mengalami luka berat yaitu Yusdalifa (42), Bilgis Nur Fara (8), dan Yusuf Sulaima (2). Semuanya warga Makassar, dan telah dibawa ke RS Lawang Medika untuk mendapatkan penanganan medis," jelasnya.
3. Polisi masih melakukan Olah TKP untuk memastikan penyebab kecelakaan
Lebih lanjut, Hendrix menyampaikan jika pihaknya kini telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kecelakaan. Polisi juga mengamankan arus lalu lintas di TKP agar tidak terjadi kemacetan berkepanjangan.
"Setelah melakukan evakuasi kepada semua korban. Selanjutnya kami melakukan Olah TKP dan memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui pasti penyebab kecelakaan. Selanjutnya penyelidikan akan dilakukan oleh Unit Laka Polres Malang," pungkasnya.