Hardiknas di Surabaya Jadi Momen Implementasi Merdeka Belajar

Surabaya, IDN Times - Hari Pendidikan Nasional di Kota Surabaya menjadi momen implementasi Merdeka Belajar. Merdeka Belajar dilakukan dengan meningkatkan inovasi dan kreasi bagi pelajar di setiap sekolah.
1. Merdeka belajar bisa berimbas pada masa depan anak

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, bila Merdeka Belajar diterapkan secara maksimal dapat berimbas pada masa depan para pelajar. Ini juga melatih anak untuk bertanggung jawab pada setiap keputusan yang diambil.
"Dia bisa belajar secara efektif dan efesien. Tidak banyak bicara tetapi output dan outcome dia tercapai," ujarnya usai upacara hari pendidikan, Selasa (2/5/2023).
2. Eri akan perkuat tenaga pendidik di Surabaya
Ia pun akan memperkuat tenaga pendidik di Surabaya untuk menerapkan Merdeka Belajar. Merdeka Belajar digencarkan di jenjang pendidikan SD-SMP.
"Guru dan pemkot akan bersinergi secara terus menerus untuk berinovasi memunculkan Merdeka Belajar, sehingga menghasilkan pemimpin yang hebat di Surabaya," terang dia.
Eri menambahkan, pandemik COVID-19 merubah pola pendidikan di Surabaya. Ini karena selama pandemik, siswa belajar secara daring. Pola ini yang kemudian memunculkan berbagai inovasi bagi tenaga pendidik untuk terus mengikuti perkembangan teknologi.
"Guru bisa menaikan kemampuannya dengan memanfaatkan digutalidasi, karena mau tidak mau dengan zaman modern digitalisasi ini sangat penting," terang dia.
3. Hari pendidikan motivasi berkembangnya inovasi anak

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, hari Pendidikan Nasional bisa menjadi motivasi berkembangnya inovasi anak-anak untuk kegiatan positif.
"Saya juga akan terus memotivasi anak-anak dalam bentuk projek. Misalnya, penelitian, 1000 anak penulis. Besok MURIdatang. InsyaAllah. Ada 1.800 yang ikut, sebagian mereka ada yang gandengan. Memunculkan pembiasan anak. Misalnya, karakter, etika, menulis, literasi. Harapannya, bisa mengimplementasikan teori akademi dengan praktek di lapangan," kata Yusuf

















