Ilustrasi YouTube (Tangkapan layar Youtube)
Video yang dibuat Marcel, kata Teguh, sangat merugikan kliennya. Karena Samsudin disebut di YouTube Marcel kalau melakukan penipuan dalam pengobatannya di Padepokan di Blitar. Sebenarnya, upaya mediasi sudah dilakukan tapi tak menemui jalan damai.
"Kami sudah mediasi tapi pihak Marcel bersikukuh bahwa beranggapan dirinya benar. Jadi kita proses secara hukum," pungkasnya.
Sebelum berseteru, baik Pesulap Merah maupun Gus Samsudin saling sindir melalui channel mereka. Pesulap Merah lalu mendatangi padepokan dan meminta Gus Samsudin keluar untuk membuktikan kemampuannya. Namun Gus Samsudin menolak keluar. Setelah kejadian ini, konflik mereka berdua semakin memanas di media sosial.
Kedatangan Pesulap Merah ini menjadi sorotan warga setempat karena timnya menolak untuk menunjukkan KTP saat diminta oleh pihak Pemdes. Hal inilah yang membuat warga meminta agar padepokan milik Gus Samsudin ditutup karena dianggap meresahkan.