Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gubernur Khofifah Pastikan Tidak Ada Kebocoran Soal USBN

Kota Surabaya
Gubernur Khofifah Pastikan Tidak Ada Kebocoran Soal USBN
IDN Times/Vanny El Rahman
Share Article

Surabaya, IDN Times - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memastikan tidak ada kebocoran soal pada Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Pasalnya, penyelenggara ujian telah menyediakan lebih dari 5000 soal yang disebar ke setiap kelas.

“Tahun ini saya rasa kita akan bisa menjaga akuntabilitas dari pelaksanaan USBN karna soal yang disiapkan oleh Kadisdik Pemprov 5000 lebih, jadi bisa dipastikan seberapa maksimum siswa satu kelas, masing-masing akan fokus pada laptop, komputer, smartphnenya karena soalnya beda,” kata dia saat meninjau USBN di SMA kompleks Surabaya, Senin (4/3).

  1. 1. Akses ke berbagai laman daring akan terputus ketika siswa sudah mendapat soal

    IDN Times/Vanny El Rahman
    IDN Times/Vanny El Rahman

     

    Siswa harus login terlebih dahulu untuk mengakses soal ujian. Ketika sudah mendapat soal, server yang tersedia tidak akan mengizinkan siswa untuk mengakses laman daring lainnya.

    “Jadi kemugkinan mereka untuk googling jawaban tidak mungkin, karena by sistem sudah diblok ketika dia login soal-soal USBN,” ulas Khofifah.

  2. 2. Karena waktu yang terbatas, siswa hanya akan fokus dengan soalnya

    IDN Times/Vanny El Rahman
    IDN Times/Vanny El Rahman

    Dengan 5000 soal yang tersebar, sekalipun siswa mendapat kunci jawaban, mereka harus berpacu dengan waktu yang sangat terbatas untuk mencocokkannya. “Gak mungkin bocor karena loginnya di dalam ruang kelas dan masing-masing anak akan mendapatkan soal yang beda,” tambah dia. 

  3. 3. Setiap sekolah memilliki lebih dari satu server

    IDN Times/Vanny El Rahman
    IDN Times/Vanny El Rahman

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Saiful Rachman, menjelaskan bila setiap sekolah diharuskan memiliki lebih dari server. Hal itu dipersiapkan apabila kendala teknis tiba-tiba terjadi.

    “Harus ada cadangan server. Jadi kalau ada yang drop, yang cadangan langsung oke. Kami juga siapkan URC, unit reaksi cepat, klo ada masalah dari provinsi kabupaten/kota sudah siap antisipsi,” bebernya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More