Enam Pemudik Tenggelam di Perairan Sumenep Diselamatkan Nelayan

Sumenep, IDN Times - Enam Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Layar Motor (KLM) Sampurna yang sempat dilaporkan tenggelam di perairan Sumenep, akhirnya dapat diselamatkan pada Kamis (27/3/2025). Semuanya dipastikan dalam kondisi sehat.
Keenam orang ABK tersebut, yaitu Muhammad (65) selaku nahkoda, Asku (40), Ali (50), Jauhari (25), Adnan (65) dan Bosen (50). Keenam ABK ini berasal dari desa Sotabar, kecamatan Pasian, kabupaten Pamekasan.
Peristiwa ini terjadi ketika kapal yang mereka gunakan mengalami masalah mesin saat dalam pelayaran dari Pulang Pisau Kalimantan Tengah menuju Pelabuhan Kalianget, Minggu (23/3/2025). Diduga terdapat kebocoran yang mengakibatkan kapal perlahan tenggelam.
"Mereka diselamatkan oleh kapal nelayan pencari ikan di perairan laut sekitar Pulau Kangean," ujarKepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit.
Nanang yang juga selaku SMC dalam operasi SAR kali ini menambahkan, keenam ABK KLM Sampurna tersebut kemudian dibawa oleh para nelayan ke Pulau Kangean. Sekitar pukul 13.40 WIB, KN SAR permadi yang saat itu sedang melaksanakan pencarian di sekitar Pulau Payangan, segera diarahkan menuju Pulau Kangean.
Setelah berkoordinasi dengan aparat instansi setempat, keenam orang ABK KLM Sampurna ini kemudian dievakuasi ke Kalianget pada pukul 14.15 WIB.
"Setelah menempuh pelayaran selama sekitar 5 jam 30 menit, KN SAR 249 Permadi yang mengevakuasi keenam ABK KLM Sampurna berhasil tiba dan sandar di Pelabuhan Kalianget," katanya.
Dalam upaya pencarian para ABK KLM Samurna ini, Kantor SAR Kelas A Surabaya bersama pihak-pihak terkait, seperti Satpolairud Sumenep dan pihak keluarga nelayan telah berupaya mencari dengan menggunakan KN SAR 249 Permadi.
Untuk mengoptimalkan pencarian, tim SAR gabungan memapelkan atau menyebarluaskan informasi tentang hilangnya korban kepada kapal-kapal dan nelayan yang ada di sekitar area pencarian.
Pemapelan informasi tersebut dimaksudkan agar jika ada yang melihat korban, maka diharapkan untuk segera memberikan bantuan evakuasi / melaporkannya kepada tim SAR gabungan.
















