Konferensi pers kasus pencurian spesialis sekolah di Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Kapolsek Pakis, AKP Sunarko Rusbiyanto menceritakan jika kedua tersangka melakukan aksinya pada Kamis (4/4/2024) malam di SDN 02 Sukoanyar dengan cara mencongkel jendela untuk masuk ke dalam sekolah. Kemudian mereka mencongkel beberapa lemari untuk mengambil barang-barang berharga seperti 5 laptop, LCD Proyektor, dan sound system.
"Kemudian kedua pelaku membawa hasil curian dengan menggunakan sepeda motor jenis Suzuki Satria FU ke rumahnya. Setelah itu pihak sekolah mengetahui ada pencurian keesokan paginya, kemudian membuat laporan ke Polsek Pakis," terangnya saat konferensi pers di Mapolsek Pakis pada Selasa (16/4/2024).
Mendapatkan laporan ini, Polsek Pakis dibantu Satreskrim Polres Malang melakukan patroli cyber dan mendapati ada laptop yang dijual dengan harga sangat murah di wilayah Pakis. Mereka kemudian melakukan skema penjebakan dengan melakukan COD dengan tersangka MT.
"Laptop ini dijual sangat murah, hanya Rp350 ribu per unit. Kemudian kami melakukan penangkapan keduanya setelah menyamar sebagai pembeli," jelasnya.