Ditawari Jadi Cawali Kota Pasuruan, Gus Ipul: Diminta Pulang Kampung

Surabaya, IDN Times - Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) periode 2009-2019, Saifullah Yusuf tidak menampik adanya permintaan untuk memimpin Kota Pasuruan. Pihak yang memintanya untuk "pulang kampung" ialah para kiai, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golkar. Maklum, Gus Ipul adalah putra daerah Pasuruan.
“Ditawari PKB dan Pak Misbakhun (Golkar) karena diperintah kiai-kiai untuk pulang kampung,” ujarnya dalam rilis resmi yang diterima IDN Times, Rabu (12/8/2020).
1. Gus Ipul merasa terhormat dapat amanah

Gus Ipul-sapaan akrabnya- mengaku sangat terhormat atas permintaan maju sebagai Calon Wali Kota Pasuruan. Menurutnya, permintaan itu salah satu amanah yang diembankan kepadanya. “Pernyataan pimpinan partai (PKB) bagi saya satu kehormatan karena saya masih disapa, diberi kepercayaan,” katanya.
2. Perlu waktu untuk memutuskannya

Namun, lanjut Gus Ipul, dirinya meminta waktu untuk memutuskan maju Pilkada Pasuruan 2020. Dia mengaku masih perlu istikharah serta meminta restu pada orangtua dan keluarga. Dia juga akan berkomunikasi dengan para tokoh PKB maupun Golkar.
“Saya belum bisa menjawab, saya perlu waktu untuk berkomunikasi dengan pimpinan partai yang bikin pernyataan seperti Gus Halim (Ketua DPW PKB) serta Pak Misbakhun (Golkar),” ungkapnya.
“Saya sampaikan amanah bukan besar kecil amanah itu bukan di sini atau di sana. Kalau nanti menerima bukan karena kecil atau besar,” dia menambahkan.
3. PKB beri waktu hingga pekan ini

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Anik Maslachah mengatakan PKB memberikan batas waktu hingga minggu ini untuk kesediaan Gus Ipul. Apabila dia menerima pinangan, rencananya cucu pendiri NU, KH Bisri Syansuri itu akan dipasangkan dengan gaco Partai Golkar, Adi Wibowo sebagai calon wakil wali kota.
"Yang sudah terkomunikasikan ya dengan Golkar itu, Adi Wibowo," ucapnya.



















