Universitas Airlangga
Universitas Brawijaya
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Universitas Negeri Malang
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Universitas Negeri Surabaya
Universitas Jember
Universitas Trunojoyo Madura
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Daftar Perguruan Tinggi Terbaik di Jawa Timur 2026 dari Berbagai Versi

- Jawa Timur menjadi pusat pendidikan tinggi favorit dengan meningkatnya minat calon mahasiswa menjelang UTBK/SNBT 2026, menawarkan banyak pilihan kampus unggulan di berbagai kota.
- Beragam lembaga seperti Webometrics, QS World University Ranking, dan QS Asia University Ranking menilai universitas berdasarkan reputasi akademik, riset, internasionalisasi, serta dampak digital.
- Universitas Airlangga dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember konsisten menempati posisi teratas di berbagai versi pemeringkatan, disusul Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang.
Jawa Timur merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki banyak perguruan tinggi bergengsi, sehingga menjadi tujuan favorit bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah. Dengan dibukanya pendaftaran UTBK/SNBT 2026, jumlah pendaftar yang mengincar kampus-kampus unggulan di provinsi ini pun diperkirakan akan meningkat. Melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), para siswa memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka demi meraih kursi di perguruan tinggi impian di Jawa Timur.
Bagi kamu yang berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, penting untuk memastikan bahwa pilihan kampus sudah sesuai dengan minat dan tujuanmu. Jika masih merasa ragu, kamu dapat mempertimbangkan peringkat perguruan tinggi yang dirilis oleh berbagai lembaga sebagai bahan referensi. Berikut ini adalah daftar 10 perguruan tinggi terbaik di Jawa Timur yang bisa menjadi pilihanmu.
1. Versi Webometrics

Webometrics Ranking of World Universities merupakan pemeringkatan perguruan tinggi dunia yang disusun oleh Cybermetrics Lab, bagian dari Spanish National Research Council. Pemeringkatan ini didasarkan pada kehadiran serta dampak universitas di internet, dengan tujuan mendorong keterbukaan akses terhadap ilmu pengetahuan melalui situs resmi masing-masing perguruan tinggi.
Dalam penilaiannya, Webometrics menggunakan beberapa indikator utama. Pertama, visibility (dampak web), yang mengukur seberapa sering situs kampus dirujuk oleh website lain. Kedua, transparency atau openness, yang melihat jumlah publikasi ilmiah yang dapat diakses secara bebas. Ketiga, excellence, yang menilai kualitas riset berdasarkan jumlah publikasi yang banyak dikutip.
Berikut adalah daftar peringkatnya:
2. QS World University Ranking

Selanjutnya ada peringkat berdasarkan hasil QS World University Ranking. Pemeringkatan ini diterbitkan oleh sebuah lembaga asal Inggris, Quacquarelli Symonds. Penilaiannya diambil berdasarkan kualitas perguruan tinggi dengan berbagai indikator akademik dan reputasinya. Indikator utamanya meliputi reputasi akademik atau kualitas pengajaran dan penelitian tiap kampus. Kedua, reputasi lulusan, yang dilihat dari pendapat perusahaan/industri mengenai kualitas lulusan tiap kampus. Ketiga, rasio dosen dan mahasiswa, ia mengukur kualitas pengajaran melalui jumlah dosen dibanding mahasiswa. Keempat, sitasi per fakultas, yang menilai dampak penelitian berdasarkan seberapa sering karya ilmiah dikutip. Terakhir ada internasionalisasi, yang melihat proporsi dosen dan mahasiswa internasional.
Berikut hasil ranking dari QS WU Rankings:
3. QS Asia University Ranking

QS Asia University Rankings menilai universitas di Asia berdasarkan beberapa indikator utama yang mencerminkan kualitas akademik dan reputasi regional. Reputasi akademik (30%) diukur melalui survei akademisi di seluruh Asia mengenai kualitas pengajaran dan penelitian, sedangkan reputasi lulusan (20%) menilai kualitas alumni di mata perusahaan dan industri. Rasio dosen dan mahasiswa (10%) menunjukkan kualitas pengajaran, dan dampak riset per publikasi (10%) serta produktivitas penelitian per dosen (5%) mencerminkan kekuatan penelitian universitas. Internasionalisasi (10%) mengukur proporsi mahasiswa dan staf internasional serta kolaborasi global, sementara kehadiran digital/web impact (5%) menilai visibilitas online universitas, dan proporsi dosen bergelar PhD (10%) menunjukkan kapasitas akademik staf pengajar. Kombinasi indikator ini membuat QS Asia Ranking menjadi alat yang komprehensif untuk membandingkan universitas di Asia, baik dari segi reputasi, penelitian, maupun kemampuan internasionalisasi.
Berikur hasil peringkat perguruan tinggi berdasarkan penilaian QS Asia University Ranking:
Universitas Airlangga (Unair)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Universitas Brawijaya (UB)
Universitas Negeri Malang (UM)
UPN Veteran Jawa Timur
4. Versi Research and Innovation Rankings

Research and Innovation Rankings merupakan sistem penilaian untuk melihat kapasitas kinerja lembaga, institusi, negara, organisasi, dan perguruan tinggi dalam bidang penelitian dan inovasi. Tujuannya memberikan uraian objektif terkait kerja riset menciptakan ilmu baru, teknologi, dan solusi inovatif. Beberapa indikator yang diterapkan di antaranya, penelitian dan jumlah publikasi ilmiah, inovasi berupa kontribusi terhadap teknologi baru dan solusi praktis di industri, faktor lain seperti kualitas SDM, infrastruktur, dan pengaruh sosial ekonomi.
Berikut peringkat perguruan tinggi di Jawa Timur berdasarkan hasil yang dikeluarkan oleh Research and Innovation Rankings:
Universitas Brawijaya (UB)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
Institut Negeri Sepuluh Nopember (ITS)
Universitas Negeri Malang (UM)
Universitas Negeri Jember (Unej)


















