Surabaya, IDN Times - Hari ini adalah tenggat yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo kepada Pemerintah Provinsi Jatim untuk menurunkan kasus. Tenggat itu sendiri diberikan Jokowi saat mengunjungi Grahadi Kamis, (25/7/2020) lalu.
"Saya minta dalam waktu dua minggu pengendaliannya betul-betul kita lakukan sama-sama dan terintegrasi dari semua unit, baik itu Gugus Tugas provinsi, kota, dan kabupaten seterusnya sampai ke rumah sakit kampung, desa, semuanya," kata Jokowi saat itu.
Namun, tenggat itu dipastikan tak tercapai. Bukannya turun, angka kasus di Jawa Timur malah naik. Bahkan, dalam dua pekan ada hampir 5000 kasus COVID-19 baru.
