Madiun, IDN Times – Warga Desa Cabean, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur digemparkan oleh hilangnya seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun secara misterius, sejak Kamis siang (7/8/2025). Bocah tersebut diketahui merupakan siswa PAUD dan anak berkebutuhan khusus.
Hingga Jumat siang (8/8/2025), upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Kabupaten Madiun, TNI, dan Polri. Fokus pencarian berada di sekitar area perkebunan tebu dan sepanjang aliran Sungai Bengawan Madiun, yang berjarak sekitar 300 meter dari sekolah tempat korban terakhir terlihat.
“Laporan kami terima sekitar pukul 13.00 WIB. Anak ini diduga lepas dari pengawasan orang tuanya saat sedang istirahat setelah belajar,” ungkap Kapolsek Sawahan, AKP Yunus Kurniawan.
Orang tua korban, yang saat itu turut menunggu di sekolah, kehilangan jejak sang anak hanya dalam hitungan menit. Dugaan sementara, bocah tersebut sempat bermain sendiri sebelum akhirnya menghilang. Kondisinya yang memiliki keterbatasan kognitif menambah kekhawatiran keluarga dan tim pencari.
"Korban mengenakan pakaian berwarna kuning atau hijau saat terakhir terlihat. Hingga kini, pencarian masih kami lanjutkan, terutama di sekitar aliran sungai," tambah AKP Yunus.
Kabar ini pun mengundang simpati warga sekitar, yang turut membantu dalam proses pencarian. Doa dan harapan pun mengalir agar bocah tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Bocah Laki-laki 4 Tahun di Madiun Hilang Misterius

Upaya pencarian di Bengawan Madiun oleh tim gabungan. IDN Times/Riyanto.
Take a Deeper Read
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
Editorial Team
EditorZumrotul Abidin
Related Article
Komunitas Tunanetra Keluhkan Trotoar di Surabaya yang Kurang Ramah28 Oct 2026, 18:29 WIB
Demonstran di Malang Sampaikan 6 Tuntutan pada Rezim Prabowo-Gibran28 Oct 2026, 18:21 WIB
Setelah Polemik Rektor, UINSA Kini Lantik Tiga Warek28 Oct 2026, 17:52 WIB
AMSI Luncurkan The Protocol Gap: Indonesia, Lindungi Konten Berita28 Oct 2026, 17:04 WIB
Teriakan Warga Iringi Rekonstruksi Mutilasi Ibu-Anak di Madiun28 Oct 2026, 15:54 WIB
Meski Diguyur Hujan, Ratusan Orang Tetap Berdemo di Kantor DPRD Malang28 Oct 2026, 15:42 WIB
3 Tantangan Media di Era AI yang Disorot AMSI28 Oct 2026, 13:56 WIB
Kabar AKBP Edy Diperiksa Propam Mabes, Polda akan Lakukan Konfirmasi28 Oct 2026, 13:50 WIB
Jatim Cuma Punya 4 Bulan Musim Hujan!28 Oct 2026, 12:57 WIB
IDMC 2026: Diskominfo Jatim Tekankan Verifikasi Media di Era AI28 Oct 2026, 12:56 WIB
Hujan 2 Hari di Jatim, Ada Pengaruh OMC28 Oct 2026, 12:49 WIB
Sumur Bor Bikin Tanah Likuifaksi? BMKG Ungkap Faktanya28 Oct 2026, 12:48 WIB
Kemenkraf Siap Kolaborasi dengan AMSI Hadapi Tantangan AI28 Oct 2026, 12:03 WIB
Kisah Mutilasi di Madiun dan Pesta Ulang Tahun yang Tak Pernah Ada28 Oct 2026, 12:03 WIB
Hujan 2 Hari di Jatim Ternyata Belum Masuk Musimnya28 Oct 2026, 12:01 WIB
Belanja Program Nonprioritas Direm, Anggaran Program Presiden Dikebut28 Oct 2026, 11:26 WIB
Parade Surabaya Juang Tahun Ini akan Angkat Sosok Pemain Persebaya28 Oct 2026, 11:22 WIB
Tangis Istri Sah Dwi Bagus Martono dalam Proses Rekonstruksi28 Oct 2026, 10:00 WIB
Ibu Korban Mutilasi Madiun: Dua Nyawa, Saya Minta Hukuman Mati28 Oct 2026, 08:10 WIB
Janggal! Mesin Pencacah di Kasus Mutilasi Madiun Dijual28 Oct 2026, 08:06 WIB