Bendungan Sangiran di Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, dimanfaatkan warga untuk bertani. IDN Times/Riyanto.
Dengah kondisi tersebut, sebagian petani justru melihat peluang. Area dasar bendungan yang mengering dimanfaatkan untuk menanam padi dan jagung. Jayem, salah seorang petani, mengatakan warga memanfaatkan lahan yang biasanya terendam ketika musim hujan.
"Kalau musim hujan airnya penuh sampai sini, tidak bisa ditanami. Kini kemarau, kita tanami padi dan jagung. Banyak warga sini yang menanam di bendungan ini," ujarnya.
Hal senada disampaikan Sukarman. Menurutnya, lahan pertanian milik warga mulai kesulitan mendapatkan air akibat kemarau panjang. Karena itu, area bendungan yang mengering menjadi alternatif untuk tetap bercocok tanam. "Ini ladang-ladang kita kering. Kita menanam di area bendungan, kita tanam padi dan jagung. Hasilnya lumayan untuk menyambung hidup saat kemarau," katanya.
Hasil panen tersebut memang tidak menggantikan produksi pada kondisi normal. Namun, bagi petani, hasilnya cukup berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ketika lahan utama mereka mulai kekurangan air.