Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Belasan JCH Trenggalek Terancam Batal Berangkat
Jemaah Calon Haji asal Trenggalek saat mengikuti bimbingan manasik. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Trenggalek, IDN Times- Belasan Jemaah Calon Haji (JCH) di Kabupaten Trenggalek terancam gagal berangkat haji tahun 2024 ini. Jemaah tersebut berstatus sebagai cadangan.

Mereka bisa berangkat dengan catatan ada jemaah dari daerah lain yang mengundurkan diri. Pihak Kemenag setempat berharap mereka dapat menunaikan ibadah haji tahun ini.

1. Total 530 JCH berangkat

Jemaah Calon Haji asal Trenggalek saat mengikuti bimbingan manasik. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Kasi Pelayanan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Trenggalek, Agus Prayitno mengatakan total JCH tahun ini sebanyak 530 jemaah. Mereka masuk dalam kloter 94 dan 95 embarkasi Surabaya.

Sesuai jadwal jemaah ini akan berangkat menuju Asrama Haji Surabaya pada Kamis (06/06/2024) mendatang. "Nanti para JCH akan diberangkatkan menggunakan 13 bus dan untuk kopernya akan diangkut menggunakan 2 truk tronton," ujarnya, Rabu (29/05/2024).

2. Mayoritas berusia diatas 60 tahun

Jemaah Calon Haji asal Trenggalek saat mengikuti bimbingan manasik. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Dari jumlah jemaah ini, sekitar 57,8 persen di antaranya sudah berusia di atas 60 tahun. Secara umum kondisi kesehatan mereka cukup baik dan bisa berangkat haji tahun ini. Para jemaah yang sudah berusia lanjut tersebut diharapkan dapat menjaga kondisi kesehatannya menjelang keberangkatan.

"Diharapkan mereka tidak banyak menggelar acara sebelum berangkat dan bisa istrahat yang cukup," tuturnya.

3. 14 JCH belum tentu berangkat

Jemaah Calon Haji asal Trenggalek saat mengikuti bimbingan manasik. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Saat ini masih terdaapat 14 JCH yang belum jelas nasib keberangkatannya. Mereka bisa berangkat tahun ini namun menunggu adanya kloter yang masih kurang. Jika tidak berangkat tahun ini, mereka akan menjadi prioritas untuk berangkat haji tahun depan.

"Ada 14 CJH yang masih belum jelas nasibnya. Ya, kami berharap bisa berangkat tahun ini," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article