Gresik, IDN Times - Sungguh bejat kelakuan DF (21), seorang montir asal Kabupaten Madiun yang bekerja di kawasan Manganti, Gresik. Pemuda ini tega memperkosa seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dengan modus bujuk rayu.
Kasus ini akhirnya terungkap setelah keluarga korban melapor ke Polres Gresik. Dari hasil penyelidikan, DF terbukti berulang kali memperkosa korban yang maskh berusia 13 di kamar kosnya, pada Juli dan Agustus 2025.
Awalnya korban menolak, namun pelaku membujuk dengan janji akan bertanggung jawab penuh jika terjadi sesuatu. “Modusnya dengan tipu muslihat dan rayuan, pelaku menjanjikan tanggung jawab kepada korban bila sampai hamil. Dengan cara ini, korban yang masih di bawah umur akhirnya menuruti keinginan pelaku,” ujar Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, Senin (22/9/2025).
Pelaku ditangkap polisi pada Senin (15/9/2025) dini hari dan langsung ditetapkan sebagai tersangka.
“Setelah gelar perkara, DF resmi kami tetapkan sebagai tersangka dan diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” jelas Abid.
Dalam kasus ini, penyidik sudah memeriksa saksi-saksi, melakukan visum terhadap korban, serta menyita sejumlah barang bukti. Atas perbuatannya, DF dijerat Pasal 81 ayat (2) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Abid juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap pergaulan anak-anak. “Kami imbau orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan. Jangan sampai anak-anak terjebak dalam lingkaran pergaulan yang salah hingga dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab,” pungkasnya.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Bejat! Montir Asal Madiun Perkosa Anak SD di Gresik

Polisi saat gelandang pelaku pemerkosaan. Dok. Satreskrim Polres Gresik.
Curated For You
- Pemuda Bojonegoro Perkosa Pelajar Gresik, Modusnya Ancam Bongkar Video10 Sep 2025, 16:08 WIB
Editorial Team
EditorZumrotul Abidin
Related Article
Ratusan Mahasiswa Akan Aksi di Depan Grahadi, Ini Tuntutannya31 Agu 2026, 10:36 WIB
Formatur PBNU 2026-2031 Segera Disusun, Kiai Matin Wakili Jatim31 Agu 2026, 08:07 WIB
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU 2026-203131 Agu 2026, 07:52 WIB
Dua Jam di Dalem Kasepuhan Menghasilkan Rais Aam KH Miftachul Akhyar 31 Agu 2026, 00:12 WIB
Muktamar ke-35 NU, Pemilihan Ketum PBNU Pararel dengan Musyawarah Ahwa30 Agu 2026, 22:09 WIB
Daftar 9 Kiai Raih Suara Terbanyak, Ini AHWA Muktamar ke-35 NU30 Agu 2026, 19:55 WIB
Gus Ipul soal Kericuhan Muktamar NU: Dinamika Biasa30 Agu 2026, 18:45 WIB
Kemarau Mengganas di Magetan, Panen Petani Anjlok 80 Persen30 Agu 2026, 18:42 WIB
Muktamar NU Sempat Memanas, Gus Yahya Minta Massa Tahan Diri30 Agu 2026, 16:21 WIB
Massa Bela Gus Yusuf: Jangan Lihat Sosoknya, Tapi Tegakkan Keadilan di30 Agu 2026, 15:44 WIB
Muktamar Memanas, Massa Nilai Perkum Jegal Gus Yusuf dan Gus Salam30 Agu 2026, 14:36 WIB
Pendukung Gus Yusuf Jebol Barikade, Sidang Muktamar ke-35 NU Jeda30 Agu 2026, 14:20 WIB
Panlok Bantah Terjadi Kekerasan di Arena Muktamar NU30 Agu 2026, 12:04 WIB
Muktamar NU Ditutup Prabowo Senin, Panitia Pastikan Presiden Hadir30 Agu 2026, 12:01 WIB
10.244 Hektare Gunung Lawu Diusulkan Jadi Tahura30 Agu 2026, 10:41 WIB
Caketum Hormati Keputusan Muktamirin Pilih Ketum PBNU Lewat AHWA30 Agu 2026, 09:41 WIB
Dinkes Temukan 7 Pelajar Magetan Alami Gangguan Penglihatan Berat30 Agu 2026, 08:45 WIB
Kemarau Panjang di Magetan, 27 Sumber Air Menyusut30 Agu 2026, 08:38 WIB
Mekanisme Pilih Rais Aam dan Ketum PBNU Melalui AHWA30 Agu 2026, 02:49 WIB
40 Suara Bulat, Emil Diusulkan ke DPP Pimpin Demokrat Jatim29 Agu 2026, 20:55 WIB