Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    Bantu Tetangga, Surabaya Kirim 300 Nakes untuk Vaksinasi Sidoarjo
    ilustrasi vaksinasi (IDN Times/Herka Yanis)

    Surabaya, IDN Times - Perjuangan Kota Surabaya untuk menangani COVID-19 tak cukup dengan mengendalikan virus di dalam kota. Menyadari hal itu, Pemerintah Kota Surabaya bersama Polrestabes Surabaya memberikan bantuan percepatan vaksinasi di wilayah aglomerasi. Sasaran pertama bantuan ini adalah Kabupaten Sidoarjo.

    1. Pemkot Surabaya kirim nakes ke Sidoarjo

    Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Dok. Humas Pemkot Surabaya.

    Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan bahwa berdasarkan masukan para ahli, penanganan pandemik di Kota Surabaya memang tak lepas dari wilayah aglomerasi yaitu Gerbangkertosusila yang terdiri dari Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan. Untuk itu, Eri pun mengirimkan bantuan 300 tenaga kesehatan untuk menjadi vaksinator di Kabupaten Sidoarjo.

    "Kami (Pemkot Surabaya) akan mengirimkan nakesnya  dan Pak Kapolrestabes juga mengirimkan mobil vaksinnya. Sehingga kita bisa bersama-sama mengatasi pandemi dan selanjutnya menggerakan ekonominya," ujarnya, Selasa (21/9/2021).

    2. Wilayah aglomerasi adalah satu kesatuan

    Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 01 Eri Cahyadi menunjukkan surat suara sebelum mencoblos di TPS 25, Ketintang Selatan, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (9/12/2020). Pilkada Kota Surabaya 2020 diikuti dua pasangan calon yaitu Eri Cahyadi dan Armuji dengan nomor urut 01 serta pasangan Machfud Arifin dan Mujiaman dengan nomor urut 02 (ANTARA FOTO/Moch Asim)

    Eri melanjutkan, kerja sama antar daerah ini perlu dilakukan untuk memutus mata rantai penularan virus corona. Pasalnya, wilayah aglomerasi merupakan satu kesatuan di mana warganya masih bisa mobilisasi dengan leluasa. Kondisi aman di suatu daerah pun bisa terancam jika daerah lain penanganannya masih belum maksimal.

    "Karena kebersamaan kita antar kepala daerah, antar Forkopimda itu yang terbaik buat negeri ini Indonesia. Sehingga pandemi ini bisa kita lewati bersama," ungkapnya.

    3. Jumlah bantuan akan ditambah lagi

    Default Image IDN

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita menambahkan, jumlah 300 nakes ini masih tahap awal bantuan untuk Sidoarjo. Ke depannya, pihaknya akan menambahkan bantuan tenaga agar vaksinasi di Sidoarjo bisa segera tuntas.

    "Nanti kalau ada vaksin massal kurang lebih 600-700 nakes. Ini belum ada vaksin massal. Mungkin vaksin massal hari Kamis. Untuk titik-titik lokasinya yang menentukan Kepala Dinkes Sidoarjo," sebut Feny, sapaan akrab Febria.

    Meski sebagian nakesnya dialihkan ke Sidoarjo, Feny memastikan bahwa vaksinasi di Kota Surabaya tidak akan terganggu. Pihaknya masih mempunyai cukup sumber daya untuk vaksinasi termasuk bantuan dari rumah sakit atau relawan. 

    "Jadi kolaborasi. Walaupun kita bantu di Sidoarjo, vaksinasi di Surabaya tetap jalan. Insya allah tidak mengganggu. Kita juga dapat bantuan mobil vaksin dari Polrestabes," pungkasnya.

    Curated For You

    Editorial Team

    Related Article