Banjir Terjang 2 Desa di Ngawi, Jembatan Putus, Akses Warga Lumpuh!

- Jembatan penghubung dusun di Ngawi putus akibat banjir
- Banjir merusak rumah janda 57 tahun dan memaksa warga mengungsi
- BPBD Kabupaten Ngawi melakukan pendataan dampak banjir untuk penanganan cepat
Ngawi, IDN Times – Banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, tak hanya merusak satu rumah warga. Derasnya arus Sungai Buntung justru memutus jembatan penghubung antar dusun di Desa Jeblogan hingga melumpuhkan aktivitas warga, Minggu (15/2/2026) pagi.
Jembatan yang menghubungkan Dusun Kluweng dan Dusun Sumbersari itu terputus total setelah bangunan penahannya jebol diterjang banjir. Material penahan tak mampu menahan derasnya arus air usai hujan mengguyur wilayah tersebut selama sekitar satu jam pada Sabtu (14/2/2026) petang.
Akibatnya, akses utama warga terpaksa ditutup. Mereka kini harus memutar melalui jalur alternatif dengan jarak lebih dari satu kilometer untuk beraktivitas.
1. Jembatan jebol usai hujan deras satu jam

Kepala Dusun Kluweng, Maryono, mengatakan hujan deras yang turun dalam waktu singkat langsung membuat debit air Sungai Buntung meningkat drastis.
“Hujan begitu deras terus menjebol penahan jembatan, akses jalan terputus, warga harus memutar,” ujarnya.
Tak hanya di Desa Jeblogan, banjir juga merusak bangunan penahan jembatan di Desa Sirigan. Kondisi ini membuat warga khawatir jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
2. Rumah janda 57 tahun rusak berat

Sebelumnya diberitakan, banjir juga merusak rumah milik Misnah (57), seorang janda warga Desa Sirigan, Kecamatan Paron. Rumahnya rusak berat setelah diterjang arus air yang datang secara tiba-tiba.
Sumadi, warga setempat yang membantu proses evakuasi, mengatakan banjir datang tanpa diduga. “Banjir datang tiba-tiba langsung masuk merusak rumah dan penghuninya saya selamatkan,” katanya.
Beruntung, Misnah berhasil diselamatkan warga saat air mulai menggenangi rumahnya. Namun, seluruh harta benda di dalam rumah porak-poranda. Kini ia terpaksa mengungsi di rumah tetangga.
3. BPBD lakukan pendataan dampak banjir

Hingga petang ini petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi masih melakukan pendataan dampak banjir yang terjadi Sabtu malam. Selain rumah rusak dan jembatan terputus, kerusakan infrastruktur penahan jembatan menjadi perhatian utama karena menyangkut mobilitas warga.
Warga berharap ada penanganan cepat agar akses antar dusun kembali normal dan kejadian serupa tak terulang saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

















