Madiun, IDN Times – Hujan deras yang mengguyur hampir seharian menyebabkan banjir melanda Dusun Kebunduren, Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun Jawa Timur, petang tadi, Senin (27/1/2025). Luapan air yang bercampur lumpur menggenangi pemukiman warga, memaksa mereka menyelamatkan perabotan rumah tangga dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Banjir Setinggi 1 Meter Rendam Pemukiman di Madiun

1. Kronologi banjir
Menurut Arya Deni (27), salah satu warga setempat, hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sejak siang hari. Sekitar pukul 14.00 WIB, air mulai masuk ke rumah-rumah warga.
"Air bercampur lumpur menggenangi delapan rumah dengan ketinggian mencapai satu meter," ungkapnya.
Hal serupa disampaikan oleh Lasmiati (35). Ia menjelaskan bahwa air yang berasal dari Kabupaten Bojonegoro naik dengan cepat dan menggenangi seluruh rumah di wilayah tersebut.
"Ketinggian air sekitar setengah meter, dan setidaknya empat RT terdampak banjir," tuturnya.
2. Sejumlah warga dievakuasi
Petugas BPBD Kabupaten Madiun, Aksa Putra Roma, menyebutkan bahwa total ada 36 kepala keluarga (KK) yang terdampak akibat banjir kiriman tersebut.
"Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. Debit air Sungai Bulu meningkat tajam akibat hujan deras sejak siang hari," jelasnya.
Saat ini, BPBD Kabupaten Madiun masih menyiagakan sejumlah personel di lokasi kejadian untuk membantu evakuasi warga dan melakukan pendataan.
"Sejumlah warga sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Beruntung, air perlahan mulai surut," pungkas Aksa.
3. Berpotensi banjir susulan
BPBD mengingatkan bagi warga sekitar untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di beberapa wilayah saat ini.