Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Banjir Bengawan Solo Rendam Ribuan Hektare Tanaman Padi di Ngawi 

Banjir Bengawan Solo Rendam Ribuan Hektare Tanaman Padi di Ngawi
Ribuan hektar tanaman padi di Ngawi terendam banjir Bengawan Solo. IDN Times/ Istimewa.
Share Article

Ngawi, IDN Times – Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo merendam tujuh kecamatan di Kabupaten Ngawi, Selasa (21/1/2025). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi melaporkan bahwa intensitas hujan tinggi di wilayah hulu dan Solo Raya menjadi penyebab utama meluapnya debit air sungai.

1. Tujuh kecamatan terdampak

Banjir merendam 17 desa di 7 kecamatan di Ngawi, warga terpaksa mengungsi ketempat aman. IDN Times/ Riyanto.
Banjir merendam 17 desa di 7 kecamatan di Ngawi, warga terpaksa mengungsi ketempat aman. IDN Times/ Riyanto.

Kepala Pelaksana BPBD Ngawi, Prila Yuda Putra, menyebut tujuh kecamatan terdampak adalah Kecamatan Mantingan, Karanganyar, Kedunggalar, Pitu, Paron, Ngawi, dan Widodaren. "Debit air Bengawan Solo meningkat dan meluap ke perkampungan serta jalan desa," ujarnya.


Di Kecamatan Mantingan, area persawahan seluas 80 hektare tanaman padi terendam banjir, termasuk Desa Jatimulyo (10 hektare), Mantingan (15 hektare), Sambirejo (10 hektare), Pengkol (15 hektare), Ngrancang (15 hektare), Pule (10 hektare), dan Sengon (5 hektare). Selain itu, puluhan kepala keluarga (KK) turut terdampak.


"Sementara itu, di Kecamatan Karanganyar, banjir menggenangi persawahan Desa Sriwedari (5 hektare), Wonoboyo (10 hektare), dan Sekarjati (10 hektare). Sebanyak 20 KK di Desa Wonoboyo juga terkena dampak," jelasnya.

2. Ratusan warga mengungsi

Banjir merendam 17 desa di 7 kecamatan di Ngawi, warga terpaksa mengungsi ketempat aman. IDN Times/ Riyanto.
Banjir merendam 17 desa di 7 kecamatan di Ngawi, warga terpaksa mengungsi ketempat aman. IDN Times/ Riyanto.

Masih menurut Yuda, di Kecamatan Kedunggalar, warga dari Desa Pelanggarem, Gelon, dan Seko terpaksa mengungsi ke tempat aman akibat tingginya genangan air. Sedangkan di Kecamatan Paron, Desa Ngale melaporkan 7 KK terdampak dengan ketinggian air sekitar 10 cm.


"Situasi serupa juga terjadi di Kecamatan Pitu. Desa Cantel mencatat 100 KK terdampak, Desa Karanggeneng 15 KK, Desa Papungan 50 KK, dan Desa Kalang Porong 5 KK," imbuhnya.

3. Warga diminta waspada

Banjir rendam puluhan rumah di Desa Ngale, Kecamatan Paron Ngawi. IDN Times/ Istimewa
Banjir rendam puluhan rumah di Desa Ngale, Kecamatan Paron Ngawi. IDN Times/ Istimewa

Kecamatan Ngawi juga melaporkan banjir di Desa Cupo, Desa Grudo, dan Kelurahan Margomulyo. Sementara di Kecamatan Widodaren, banjir melanda Desa Karangbanyu (7 KK) dan Desa Kauman (3 KK).


BPBD Ngawi bersama petugas gabungan terus melakukan pendataan, pemantauan, dan distribusi logistik bagi warga terdampak. "Kami mendistribusikan bantuan logistik dan hingga laporan ini diterima, kondisi debit air Bengawan Solo sudah menunjukkan penurunan," pungkas Yuda.


BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan deras masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. Proses pemulihan dan asesmen dampak banjir akan terus dilakukan oleh tim gabungan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More

Viral Pocong, Plh Wali Kota Surabaya: Lebokno Botol Rek!

31 Mei 2026, 20:15 WIBNews