Aktifnya Monsun Asia Picu Cuaca Ekstrem di Jatim

- Aktifnya Monsun Asia menjadi faktor dominan yang membawa suplai massa udara basah ke Jatim.
- Gangguan gelombang atmosfer Low Frequency dan Equatorial Rossby memperkuat pembentukan awan hujan di Jatim.
- Suhu muka laut di Selat Madura yang relatif hangat turut meningkatkan penguapan dan suplai uap air ke atmosfer.
Surabaya, IDN Times - BMKG Kelas I Juanda mengungkap sejumlah faktor yang memicu peningkatan cuaca ekstrem di Jawa Timur (Jatim) saat ini. Kombinasi dinamika atmosfer regional dan lokal disebut menjadi penyebab utama potensi hujan lebat yang meluas.
Prakirawan BMKG Juanda, Rendi Irawadi menjelaskan bahwa aktifnya Monsun Asia menjadi faktor dominan yang membawa suplai massa udara basah ke wilayah Indonesia, termasuk Jatim.
“Selain Monsun Asia yang sedang aktif, terdapat gangguan gelombang atmosfer Low Frequency dan Equatorial Rossby yang melintasi Jawa Timur. Kondisi ini memperkuat pembentukan awan hujan,” ujarnya dikonfirmasi IDN Times, Senin (16/2/2026).
Tak hanya itu, suhu muka laut di perairan Selat Madura yang relatif hangat turut meningkatkan penguapan dan suplai uap air ke atmosfer. Kondisi atmosfer lokal yang labil juga mempercepat pertumbuhan awan konvektif.
Menurutnya, kombinasi faktor tersebut berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir, angin kencang, bahkan hujan es di beberapa wilayah.
BMKG mencatat seluruh wilayah Jatim saat ini berada pada musim hujan, dengan sebagian daerah masih dalam fase puncak musim hujan. Peningkatan aktivitas atmosfer diperkirakan berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, terutama di daerah dengan topografi curam atau rawan longsor.
BMKG Juanda mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, dan pohon tumbang.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, dan selalu mengutamakan keselamatan,” tegas Rendi.


















