5 Korban Longsor Bali Dapat Santunan dari Pemprov Jatim

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) memberikan santunan kepada lima korban longsor Denpasar Bali. Empat korban merupakan warga Kabupaten Magetan, sementara satu korban asal Kabupaten Blitar.
Empat korban meninggal dunia berasal dari Dusun Sruwuh, Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan itu antara lain, Didik Setiawan (25), Sukesno (50), Dwi Kintang Bagus Saputro (25), Sarip (50). Sementara Wito (50) berdomisili di Desa Ngrendeng, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.
Semua korban asal Jatim itu mendapatkan santunan berupa uang tunai Rp15 juta dan paket sembako tiap ahli waris. Santunan untuk korban asal Magetan diberikan oleh Pj Gubernur Jatim, Adhy Karyono. Semantara yang di Blitar diserahkan dinas sosial dan BPBD Jatim.
"Kami atas nama Pemprov Jatim menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa keluarga dari Magetan maupun di Blitar yang bekerja di Bali. Kita doakan agar amal dan perbuatan baik mereka diterima oleh Allah SWT," ujar Adhy dalam keterangannya, Kamis (23/1/2025).
Tak hanya santunan tali asi saja, Adhy memastikan seluruh biaya baik rumah sakit, pumulasaraan jenazah, biaya ambulans hingga biaya pemulangan, ditanggung oleh Pemprov Jatim.
"Alhamdulillah semua sudah selesai kita urus, keempat jenazah sudah dipulangkan dan sudah dimakamkan. Intinya Pemprov Jatim selau hadir untuk meringankan beban dari masyarakat yang mengalami musibah," pungkas dia.

















