Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
360 Biro Travel di Jatim Diawasi untuk Cegah Penipuan Haji
Kepala Kanwil Kementrian Haji dan Umrah Jatim, Mahmudi. (IDN Times/Khusnul Hasana)
  • Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur mengawasi sekitar 360 biro perjalanan umrah melalui pemantauan kantor dan jumlah jemaah di seluruh kabupaten.

  • Biro bermasalah dapat dicabut izinnya dan dibawa ke aparat penegak hukum; salah satu biro di Probolinggo dipantau setelah kantor terkunci tanpa pegawai.

  • Masyarakat diimbau waspada terhadap tawaran murah dengan fasilitas berlebihan serta melaporkan dugaan pelanggaran melalui hotline agar segera ditindaklanjuti tim penyidik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Haji dan Umrah Jawa Timur tengah mengawasi 360 biro travel haji dan umrah. Hal ini untuk mencegah adanya penipuan.

Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Jatim, Mahmudi mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada semua pihak baik penyedia jasa travel haji dan umrah. Mereka juga telah dilakukan pembinaan.

"Jadi ini tentang PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) atau biro perjalanan umrah itu sekitar 360-an biro travel, PPIU yang kita pantau. Jadi kita dengan skema masing-masing kepala kantor kabupaten se-Jawa Timur harus tahu titik-titik dan kantor PPIU yang ada di sana. Dan selalu dipantau jemaahnya berapa" ujarnya, Selasa (20/10/2026).

Selain sosialisasi dan pembinaan, pihaknya juga melakukan pengawasan kepada mereka. Bila ditemukan adanya biro yang bermasalah maka izinnya akan langsung dicabut.

"Kemarin kita sudah menemukan biro di Probolinggo ya. Itu kantornya enggak ada pegawainya dan dikunci. Ini saya pantau, dalam hitungan bulan depan enggak ada gerakan akan kami cabut izinnya," jelas dia.

Tak cuma itu, bila ada biro travel yang terindikasi melalukan penipuan, pihaknya tidak sehan membawa ke aparat penegak hukum (APH). "Dan tentunya kita juga tidak main-main bagi biro yang menyalahgunakan, akan kita bawa ke ranah APH dan tentunya izinnya tetap akan kita cabut," ungkap dia.

Mahmudi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati memilih biro perjalanan haji dan umrah, terutama yang memberi iming-iming harga murah dengan fasilitas sangat bagus. Sebab, sering kali biro dengan iming-iming tersebut terindikasi melakukan penipuan.

"Kita harus hati-hati betul dengan biro umrah karena banyak biro yang memang ini sengaja ya, gitu ya, dengan iming-iming murah," jelasnya.

Masyarakat diharapkan juga berperan aktif turut mengawasi biro travel yang bermasalah. Jika dirasa mendapati ada yang tidak benar, masyarakat bisa melapor ke hotline yang disediakan oleh Kementrian Haji dan Umrah

"Kalau ada biro-biro perjalanan umrah yang kalau ada, ada tawaran murah, segera sampaikan ke kami. Ada hotline juga, gitu ya, di mana aduan itu segera kami akan tindak lanjuti karena sudah bentuk namanya PPNS, Penyidik Pegawai Negeri Sipil kami yang sudah saya bentuk tim, untuk kalau ada kejadian segera meluncur," pungkas dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article