Kendala Sistem PPDB SMA/SMK Negeri di Jatim Dikeluhkan

Apa aja ya? Segera laporkan

Surabaya, IDN Times - Sejumlah kendala dialami Calon Peserta Didik Baru (CPDB) yang sedang melakukan proses PPDB SMA/SMK Negeri di Jawa Timur (Jatim). Fakta itu terungkap dari posko layanan yang disediakan Dinas Pendidikan Jatim. 

1. Kendala entry data nilai rapor dan penentuan lokasi rumah

Kendala Sistem PPDB SMA/SMK Negeri di Jatim DikeluhkanFreepik

Salah satu yang mengalami kendala Siswa SMPN 34 Surabaya Sahrul Ramadani yang mengeluhkan nilai rapor tidak sesuai saat entry nilai di sistem dan rapor asli. Dalam entry nilai di sistem tertulis mata pelajaran Bahasa Indonesia 92, sedangkan di rapor tertulis 93. 

Sementara Siswa SMP Barunawati, Muhammad Ezhar mengalami kendala dalam penitikan lokasi rumah yang beralamat Greges Timur, Asemrowo tidak bisa ditemukan oleh sistem. Alhasil, ia berinisiatif untuk minta bantuan ke posko layanan PPDB pusat karena dari operator sekolah SMA/SMK terdekat pun tidak bisa mengatasi persoalan tersebut.  

Baca Juga: Dispendik Surabaya Pastikan Tak Ada KK Titipan di PPDB 2024

2. Lokasi rumah dianggap sistem di luar zona

Kendala Sistem PPDB SMA/SMK Negeri di Jatim Dikeluhkanilustrasi mencari alamat perusahaan di internet (pexels.com/Pixabay)

Terkait persoalan-persoalan tersebut, Operator 1 PPDB Jatim Iwan Cahyadi menjelaskan kendala penentuan titik lokasi rumah yang tidak bisa terbaca oleh sistem, baru kali ini ditemukan selama proses PPDB.  

Iwan menilai alamat yang dimasukkan CPDB jika dilihat sesuai juknis berada pada zona sasaran baik yang 30 persen berada dalam zona maupun 20 persen berada di zona sebaran atau berbatasan kelurahan. Sedangkan jika terlihat di sistem alamat CPDB berada di wilayah perbatasan antara Gresik dan Surabaya.  

"Harusnya sudah sesuai sasaran. Tapi rumahnya ini ternyata terpisah oleh sungai. Dianggap oleh sistem di luar zona (Surabaya). Sehingga dianggap oleh titik map tidak sesuai. Solusi kita hasil ini nanti kita laporkan ke tim pengembang sistem PPDB ITS. Yang jelas sudah ada kesepakatan agar siswa menggunakan GPS aktif dari rumahnya," jelasnya. 

Untuk pengajuan ambil PIN, Iwan mengungkapkan caranya sama. Siswa diminta untuk tetap berada di rumahnya dan bisa melakukan penentuan titik lokasi rumah dengan menggunakan GPS map. Solusi kedua, jika tetap tidak bisa CPDB bisa menghubungi call center untuk dibackup dan diteruskan ke sistem ITS.  

3. 86.289 CPDB belum mendapatkan PIN

Kendala Sistem PPDB SMA/SMK Negeri di Jatim DikeluhkanIlustrasi PPDB. (Dok. Istimewa)

Data hingga Rabu (29/5/2024), melalui dashboard sistem ppdb.jatimprov.go.id milik UPT TIKP Dindik Jatim, tercatat sebanyak 86.289 CPDB belum mendapatkan PIN, dan 93.769 telah mendapatkan PIN.  

Pendaftaran PPDB dilaksanakan pada 10-11 Juni untuk pendaftaran tahap 1 jalur Afirmasi, jalur Perpindahan Tugas Orangtua, dan jalur Prestasi Hasil Lomba. Sementara pendaftaran tahap 2 jalur Prestasi Nilai Akademik SMA akan dilakukan pada 18-19 Juni 2024. 

Kemudian tahap 3 jalur Zonasi SMK pendaftaran mulai dilaksanakan 22-23 Juni 2024. Sedangkan pendaftaran tahap 4 jalur Zonasi SMA akan mulai dilaksanakan pada 27-28 Juni 2024. Terakhir tahap 5 jalur Prestasi Nilai Akademik SMK akan mulai dilaksanakan ada 3-4 Juli 2024.

 

Baca Juga: 333 Anak Warga Negara Ganda di Jatim Ajukan SKIM

Topik:

  • Zumrotul Abidin

Berita Terkini Lainnya