TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

PLTSa Siap Diresmikan, Begini Skema Kerjasama dengan PLN

Peresmian tinggal tunggu waktu

Wali Kota Surabaya, Tri Risma saat diwawancarai jurnalis. IDN Times/Fitria Madia

Surabaya, IDN Times - Satu bulan lagi, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) pertama di Indonesia akan diresmikan. PLTSa tersebut terletak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Surabaya. Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyatakan bahwa PLTSa telah siap sempurna dan tinggal menanti waktu peresmian.

1. PLTSa sudah siap diresmikan

IDN Times/Fitria Madia

Risma mengatakan bahwa bentuk fisik dari PLTSa Benowo sebenarnya sudah lama siap beroperasi. Namun, selama ini pihaknya menunggu kesepakatan dengan Perusahaan Listrik Negara terkait harga beli listrik dan sewa aset Pemerintah Kota Surabaya.

"Kemarin belum siap karena urusan duit sama PLN. Tapi sekarang sudah clear. Pusat nangani langsung dari Setkab," ujar Risma di kediamannya, Selasa (8/10).

2. PLN membayar sewa dan membeli listrik

IDN Times/Fitria Madia

Risma menjelaskan, ke depannya PLN akan membeli listrik sebesar 11 MW dari PT Sumber Organik selaku pengelola PLTSa. Sebaliknya PT Sumber Organik akan membayar sewa tanah dan bangunan yang termasuk dalam aset tanah Pemkot.

"Dia bayar sewa lahannya itu ke Pemkot. Alatnya nanti 20 diserahkan ke kita dalam kondisi baik," imbuhnya.

Baca Juga: Emil Sebut Jokowi Tanyakan Pembangunan Pembangkit Sampah

3. Jenis perjanjian bukan BOT

IDN Times/Fitria Madia

 

Namun Risma tidak dapat menjelaskan jenis perjanjian yang ia lakukan dengan PLN. Pasalnya, jenis perjanjian tersebut cukup unik dan jarang digunakan. Biasanya perjanjian yang terjalin antara Pemkot dengan pihak luar adalah Build Operate Transfer (BOT) atau Bangun Guna Serah.

"Tapi ini bukan BOT. Aku bingung jelasin. Karena itu belum pernah kejadian seperti itu," tuturnya.

Baca Juga: November, Surabaya Punya Pembangkit Tenaga Sampah Pertama di Indonesia

Berita Terkini Lainnya