TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Pria Ini Merampas dan Rudapaksa Teman Kencan

Sengaja mencari sasaran wanita melalui media sosial

Pelaku IY saat berada di Polsek Lowokwaru, Kota Malang. IDN Times/Alfi Ramadana

Malang, IDN Times - Seorang pria berinisial IY (24) harus berurusan dengan kepolisian setelah melakukan perampasan dan rudapaksa wanita berinisial NH (29). Pelaku mengambil smartphone serta uang milik korban setelah sebelumnya memesan jasa layanan kencan dengan korban.

Keduanya berkenalan melalui media sosial sebelum akhirnya memutuskan untuk berkencan di salah satu penginapan kawasan Jalan Borobudur, Kota Malang. 

Baca Juga: Rudapaksa Penumpang, Sopir Travel Diringkus Polisi

1. Sengaja rencanakan perampasan

Kapolsek Lowokwaru saat berdialog dengan pelaku di Polsek Lowokwaru. IDN Times/Alfi Ramadana

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Fathur Rahman menjelaskan bahwa pelaku IY memang sengaja mencari sasaran wanita melalui media sosial twitter pada Jumat (23/4/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Setelah mendapatkan targetnya, pelaku lalu berpura-pura memesan jasa layanan kepada wanita tersebut. Keduanya kemudian saling menawar harga dan korban menetapkan bahwa tarif sekali kencan Rp450 ribu. Angka tersebut kemudian disetujui pelaku dan keduanya berjanji untuk bertemu di salah satu penginapan kawasan Jl Borobudur. 

"Sejak awal pelaku ini memang sudah merencanakan semuanya. Ia juga sudah membawa berbagai peralatan seperti tali dan pisau," papar Fathur Rahman, Senin (3/5/2021). 

2. Pelaku langsung todong korban dengan pisau

Pelaku perampasan dan pemerkosaan saat berada di Polsek Lowokwaru. IDN Times/Alfi Ramadana

Setelah membuat janji bertemu, pelaku kemudian menuju lokasi sesuai kesepakatan. Fathur menyebut pelaku memang sudah berencana memereas korban lantaran mengetahui bahwa tarif sekali kencan Rp450 ribu. Maka pelaku berfikir bahwa korban tentu memiliki banyak uang.

Kemudian sekitar pukul 16.00 keduanya bertemu di tempat yang dijanjikan. Untuk mengelabui korban, pelaku kemudian mengajak ngobrol. Setelah beberapa saat mengobrol pelaku kemudian langsung menodongkan pisau lipat ke leher korban sembari mengancam. 

"Pelaku meminta barang-barangnya yang dibawa. Ada uang sejumlah Rp 100 ribu. Kemudian smartphone juga diberikan kepada pelaku," tambahnya. 

3. Korban diikat dan dirudapaksa

Ilustrasi Rudapaksa (IDN Times/Mardya Shakti)

Setelah merampas sejumlah barang berharga milik korbannya, pelaku kemudian mengikat korban dalam posisi tengkurap. Tangan korban diikat diatas punggung. Melihat korban yang tak berdaya muncul pikiran bejat dari pelaku untuk merudapaksa korban.

Kemudian pelaku melucuti pakaian korban dan langsung melakukan rudakpaksa. Setelah puas melampiaskan nafsunya dan mengambil barang berharga milim korban, IY kemudian meninggalkan NH begitu saja.

"Pelaku IY mengakui dirinya nekat mengambil barang-barang milik korban karena desakan utang," sambungnya. 

Baca Juga: Waspada! Beragam Modus Kasus Rudapaksa, Ada Pura-pura Tawari Tumpangan

Berita Terkini Lainnya