TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Dokter Residen Unair yang Tangani COVID-19 Dapat Insentif Rp75 Juta

Dana akan cair tiap enam bulan sekali

Simbolis penyerahan insentif dokter PPDS FK Unair sebesar Rp75 juta per orang. Dok istimewa

Surabaya, IDN Times - Para dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) alias dokter residen memberikan pengorbanan yang luar biasa dalam penanganan pandemik COVID-19. Di tengah kesibukan mereka untuk memahami teori perkuliahan, mereka juga dengan rela bekerja bersama tenaga kesehatan lain dalam menangani pasien COVID-19. Untuk itu, sekitar 1.600 orang dokter residen di Universitas Airlangga mendapatkan insentif sebesar masing-masing Rp75 juta dari Kementerian Kesehatan RI.

1. Dokter PPDS dapat dana Rp75 juta

Simbolis penyerahan insentif dokter PPDS FK Unair sebesar Rp75 juta per orang. Dok istimewa

Pemberian insentif tersebut dilakukan secara simbolis dari Dekan Fakultas Kedokteran Unair Prof Soetojo. Nantinya dana tersebut akan dikirimkan langsung dari Kemenkes RI ke rekening masing-masing dokter residen yang menangani COVID-19. Para dokter residen ini pun tampak semringah dengan senyum yang tersembunyi di balik masker saat menerima papan bertuliskan Rp75 juta.

"Ada kurang lebih 1.600 dokter PPDS FK Unair yang menerima Rp75 juta per enam bulan dari Pak Menteri Kesehatan hari ini. Beliau (Menkes RI) merupakan alumnus FK Unair jurusan radiologi. Beliau merasakan betul menjadi PPDS," ujar Soetojo, Sabtu (29/8/2020).

Baca Juga: Bertambah Lagi, Ini Daftar Dokter di Jatim yang Gugur karena COVID-19

2. Rp75 juta tiap enam bulan

Simbolis penyerahan insentif dokter PPDS FK Unair sebesar Rp75 juta per orang. Dok istimewa

Soetojo menjelaskan bahwa uang insentif tersebut akan diberikan per enam bulan sekali kepada para dokter residen. Untuk intensif termin kedua rencananya akan diberikan sekitar bulan Desember. Soetojo pun berharap insentif ini bisa menambah semangat para dokter PPDS dalam membantu penanganan pandemik COVID-19.

“Hampir semua PPDS kemungkinan terpapar COVID-19 karena mereka menangani pasien. Pemerintah memperhatikan itu dengan memberikan insentif pada mereka hari ini. Ini bentuk dukungan yang membuat PPDS semangat menangani COVID-19,” tuturnya.

Baca Juga: Total 90 Dokter PPDS Unair Terpapar COVID-19, Dua Meninggal Dunia

Berita Terkini Lainnya