Mengenal Renato Duarte, Asisten Pelatih Baru Persebaya dari Portugal

- Persebaya Surabaya merekrut Renato Duarte, asisten pelatih asal Portugal yang memiliki rekam jejak mentereng di sepak bola Indonesia.
- Renato Duarte memiliki pengalaman panjang sebagai pelatih, baik sebagai asisten maupun pelatih kepala, serta mengantongi Lisensi A UEFA.
- Bersama Bernardo Tavares, Renato Duarte membangun fondasi kuat PSM Makassar hingga meraih berbagai prestasi dalam beberapa tahun terakhir.
Surabaya, IDN Times – Persebaya Surabaya tak hanya mendatangkan Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala. Klub berjuluk Bajul Ijo itu juga merekrut Renato Duarte, sosok asisten pelatih asal Portugal yang memiliki rekam jejak mentereng di sepak bola Indonesia, khususnya bersama PSM Makassar.
Renato Duarte lahir di Portugal pada 7 Juni 1989. Di usia 36 tahun, ia sudah mengantongi pengalaman panjang sebagai pelatih, baik sebagai asisten maupun pelatih kepala, serta mengantongi Lisensi A UEFA.
Nama Renato Duarte mulai dikenal publik sepak bola Tanah Air sejak bergabung dengan PSM Makassar pada 2022. Saat itu, ia dipercaya menjadi pelatih fisik, sekaligus menjadi awal karier profesionalnya di kompetisi Indonesia. Sejak saat itu, Renato menjadi bagian penting dalam tim kepelatihan Bernardo Tavares di klub berjuluk Juku Eja.
Selama kurang lebih 3,5 tahun, Renato Duarte dan Bernardo Tavares membangun fondasi kuat PSM Makassar hingga meraih berbagai prestasi. Di bawah racikan tim pelatih ini, PSM sukses menjuarai Liga 1 musim 2022/2023, melaju ke final AFC Cup 2022 Zona ASEAN, serta menembus semifinal ASEAN Club Championship (ACC) 2024/2025.
Sebelum merapat ke Indonesia, Renato Duarte juga telah menimba pengalaman di sejumlah klub luar negeri. Ia pernah menjabat sebagai pelatih kepala Cova Piedade U23 dan Al-Wehda FC U17, serta menjadi asisten pelatih CD Fátima. Pengalaman tersebut membentuk karakternya sebagai pelatih yang kuat dalam aspek fisik, disiplin, dan organisasi tim.
Kini, Renato Duarte kembali bekerja bersama Bernardo Tavares, kali ini di Persebaya Surabaya. Manajemen Bajul Ijo menaruh kepercayaan besar pada duet asal Portugal tersebut untuk membangun tim yang kompetitif dan berkarakter kuat.
Kehadiran Renato diharapkan mampu memperkuat fondasi fisik dan mental pemain Persebaya, sekaligus membawa sentuhan metodologi modern Eropa yang selama ini menjadi ciri khas tim asuhan Bernardo Tavares.
















