Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Marcos Santos Berharap Dipertahankan Arema FC
Pelatih Arema FC, Marcos Santos. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
  • Marcos Santos menegaskan keinginannya untuk tetap melatih Arema FC, meski keputusan akhir berada di tangan manajemen klub.
  • Ia mengaku belum puas dengan hasil musim ini yang berakhir di posisi 9 dan berharap bisa memperbaikinya jika diberi kesempatan lagi.
  • Setelah kembali ke Brasil, Marcos menunggu panggilan dari manajemen Arema FC untuk membahas kemungkinan perpanjangan kontrak dan rencana musim depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang, IDN Times - Super League 2025/2026 resmi berakhir bagi Arema FC usai mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 3-1 di Stadion Kanjuruhan pada Jumat (22/5/2026). Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengungkapkan keinginannya untuk bertahan di tim Singo Edan.

1. Marcos mengatakan masih ingin melatih tim Arema FC

Marcos Santos saat memimpin latihan tim Arema FC. (Dok. Media Officer Arema FC)

Marcos Santos mengungkapkan jika keputusan untuk bertahan atau tidak di tim Arema FC tidak berada di tangannya, tapi Manajemen Arema FC. Tapi ia menyampaikan keinginan terdalamnya untuk melanjutkan kepelatihan di tim Singo Edan. Marcos merasa ia sudah terikat dengan tim dan kota ini.

"Itu niat saya (bertahan). Saya ingin berterima kasih juga kepada Bos IB (Iwan Budianto), kepada seluruh direksi, Bos Inal (Yusrinal Fitriandi), kepada Claudio (De Jessus) yang telah melakukan pekerjaan luar biasa, dan kepada seluruh tim teknis. Saya belajar satu hal di sini, Arema bukan sekadar tim sepak bola, Arema adalah sebuah keluarga besar yang melibatkan kota Malang, para pemain, tim teknis, staf, dan tentu saja Aremania," terangnya pada Sabtu (40/5/2026).

2. Tidak puas dengan hasil musim ini, Marcos ingin perbaiki di musim depan

Laga Borneo FC Vs Arema FC di Stadion Segiri. (Dok. Media Officer Arema FC)

Marcos mengaku sebenarnya ia tidak puas dengan hasil Arema FC musim ini yang berakhir di peringkat 9 dengan koleksi 48 poin. Oleh karena itu, Marcos berharap bisa dipertahankan manajemen Singo Edan untuk membayar hasil buruk musim ini.

"Tentu kita tidak sepenuhnya puas karena Arema layak bersaing di papan atas klasemen. Kita menghadapi banyak masalah selama musim ini yang tidak bisa kita selesaikan, tetapi kita juga tidak bertarung di papan bawah untuk zona degradasi. Ini adalah 34 pertandingan yang berat dan sulit," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan mendapat tawaran dari klub-klub Brasil di pertengahan musim. Tapi ia memutuskan bertahan di tim Arema FC untuk membantu Singo Edan menemukan kembali identitasnya.

3. Marcos kini telah pulang ke Brasil, berharap menunggu telepon dari Manajemen Arema FC

Pelatih Arema FC, Marcos Santos. (Dok. Media Officer Arema FC)

Marcos kini telah kembali ke Brasil usai kontraknya musim ini resmi berakhir. Ia berharap segera mendapat telepon dari Manajemen Arema FC untuk membahas perpanjangan kontrak dan membahas pemain-pemain yang akan dipertahankan musim depan.

"Nanti kita akan duduk, berbicara lewat video atau telepon untuk mengambil keputusan terbaik bagi Arema. Arema seperti yang saya katakan adalah sebuah keluarga. Arema juga, terlepas dari segala tantangannya, merupakan tim yang besar. Saya belajar bahwa tim ini harus selalu bertarung di papan atas klasemen," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article