Madura United Hadapi PSIS Semarang, Ada Kans Raih Kemenangan Perdana

Madura United belum mentas dari catatan kebuntuan di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Ini terbukti setelah mereka baru membukukan 3 seri dan 5 kalah dalam total 8 pertandingan. Terbaru, pasukan Laskar Sape Kerrab kembali menelan hasil buruk usai kalah dari PSM Makassar, Jumat (18/10/2024) lalu.
Kini, Madura United dalam tuntutan bangkit di Liga 1 2024/2025. Itu wajib dibuktikan saat mereka bersua PSIS Semarang pada laga berikutnya (pekan 9). Terlebih, Laskar Sape Kerrab akan menghadapi PSIS yang sedang mengalami penurunan performa pula di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Rabu (23/10/2024) 15.30 WIB mendatang.
1. Kalah dari PSM, pelatih baru Madura United perlu waktu berbenah

Seperti diketahui, Madura United baru menelan kekalahan pada laga terakhir Liga 1 2024/2025. Mereka tumbang saat bertandang ke markas PSM Makassar pada Jumat (18/10/2024) lalu. Hasil ini sekaligus menambah catatan buruk tim Laskar Sape Kerrab sejauh ini.
Meski demikian, pelatih baru Madura United, Paulo Meneses tak mau berlarut-larut dari hasil tersebut. Ia beranggapan anak asuhnya tetap memerlukan waktu untuk berbenah. Apalagi, kebersamaan pelatih asal Portugal itu baru berjalan 10 hari dalam menakhodai Lulinha dan kawan-kawan.
"Jujur, saya sangat senang terkait peningkatan tim dan pemain. Hanya 10 hari latihan, ini tidak cukup. Dengan 10 hari latihan, saya pikir, kami meningkatkan banyak hal," jelas Paulo Meneses usai menelan kekalahan dari PSM Makassar merujuk Liga Indonesia Baru.
2. Madura United punya kans menang hadapi PSIS

Madura United memang dalam tren kebuntuan jelang menjamu PSIS Semarang pada pekan ke-9 Liga 1 2024/2025. Meski demikian, skuad Laskar Sape Kerrab punya kans menang dalam pertandingan ini. Dikatakan demikian karena kubu lawan juga dalam tren menurun dalam beberapa pertandingan terakhir.
Performa PSIS tengah anjlok di Liga 1 2024/2025. Dalam 5 laga terakhir, mereka hanya membukukan 1 imbang dan 4 kalah. Hasil itu bahkan membuat PSIS dalam ujung jurang untuk terperosok ke zona degradasi Liga 1. Momentum menurun itulah yang wajib dimanfaatkan Madura United saat menjamu PSIS nanti.
3. Madura United unggul dalam lima pertemuan terakhir atas PSIS

Madura United juga punya modal positif lain jelang menghadapi PSIS Semarang pada pekan ke-9 Liga 1 2024/2025. Tim Laskar Sape Kerrab unggul dalam rekor head to head. Asumsi itu terbukti setelah mereka mengemas statistik 7 menang, 4 seri, 3 kalah dalam 14 pertemuan atas PSIS di seluruh ajang.
Bahkan, Madura United juga mendominasi dalam rekor lima pertemuan terakhir. Mereka membukukan 3 menang, 1 seri, 1 kalah atas PSIS. Catatan terbaru Madura United itu terjadi saat bentrok di Liga 1 musim 2023/2024 lalu. Kala itu, Laskar Sape Kerrab menang 1-0 atas PSIS pada putaran pertama kompetisi. Kemudian, mereka imbang 2-2 pada putaran kedua.
4. Skuad PSIS dipastikan pincang

Bukan hanya itu, Madura United pun diunggulkan dengan kondisi kubu lawan yang pincang saat bentrok pada pekan ke-9 Liga 1 2024/2025. PSIS Semarang dipastikan pincang usai kehilangan dua pemain penting, yaitu Adi Satryo dan Roger Bonet. Kedua pilar itu absen usai menerima ganjaran kartu merah dalam laga terakhir kontra Persija Jakarta, Kamis (17/10/2024).
Catatan tersebut jelas menjadi beban bagi PSIS jelang bertandang ke markas Madura United nanti. Sebab, kedua pemain itu sama-sama memiliki peran krusial. Adi Satryo merupakan kiper nomor satu PSIS. Sementara itu, Roger Bonet adalah bek asing yang nyaris tak tergantikan di jantung pertahanan tim.
"Tidak mudah bermain dengan dua pemain yang terkena kartu merah. Ini adalah tanggung jawab saya. Kami jalan harus bersama-sama, tapi dengan kinerja tim, ini adalah tanggung jawab saya,” kata pelatih PSIS, Gilbert Agius dalam menanggapi dua pemainnya yang absen dikutip Liga Indonesia Baru.
Madura United dipastikan dalam kondisi diunggulkan saat bersua PSIS Semarang pada pertandingan pekan ke-9 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Mampukah tim Laskar Sape Kerrab memanfaatkan kondisi menurun calon lawan demi meraih kemenangan perdana musim ini?