Malang, IDN Times - Arema FC telah mengumumkan jersey baru yang akan digunakan untuk mengarungi sisa musim Super League 2025/2026. Jersey ini hadir dengan dominasi warna putih yang dipadukan dengan sentuhan tipis abu-abu yang mencerminkan semangat baru, ketenangan, dan harapan untuk menutup musim dengan penuh kebanggaan. Yang lebih penting, 100 persen keuntungan dari penjualan jersey ini akan diberikan pada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.
Begini Jersey ke-4 Arema, Keuntungan Penuh untuk Korban Kanjuruhan

1. Jersey keempat Arema FC akan gantikan jersey away musim ini
Manager Store Arema FC, Tjiptadi Purnomo menyampaikan jika jersey keempat ini secara resmi akan menggantikan jersey away dalam sisa pertandingan liga musim ini. Tidak hanya sebagai identitas baru di lapangan, jersey ini juga membawa misi yang jauh lebih besar dari sekadar sepak bola.
"Jersey keempat ini bukan hanya tentang tampilan baru di lapangan, tetapi juga tentang kepedulian dan kebersamaan. Kami ingin menjadikan jersey ini sebagai simbol nyata bahwa Arema FC dan Aremania selalu berdiri bersama dalam kondisi apa pun," terangnya pada Rabu (25/3/2026).
Oleh karena itu, ia melihat jika jersey ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi seluruh elemen klub dan Aremania. Ia berharap jersey ini menjadi simbol hubungan Arema FC dan Aremania yang semakin erat.
2. Arema FC akan menyerahkan 100 persen keuntungan penjualan jersey keempat untuk keluarga korban Tragedi Kanjuruhan
Tjiptadi juga menegaskan jika 100 persem keuntungan bersih dari penjualan jersey keempat ini akan disalurkan kepada keluarga korban TragediKanjuruhan. Keuntungan akan disalurkan secara menyeluruh dan merata setiap bulannya.
"Jadi ini adalah bentuk komitmen kami untuk seluruh keluarga korban. Seluruh keuntungan bersih akan kami dedikasikan untuk keluarga korban, sebagai bentuk tanggung jawab moral dan solidaritas. Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini bisa dirasakan secara berkelanjutan," jelasnya.
3. Jersey ini diharapkan jadi gerakan kolektif yang dimulai dari klub
Lebih lanjut, Tjiptadi mengungkapkan kalau Arema FC ingin menghadirkan sebuah gerakan kolektif yang melibatkan seluruh Aremania. Oleh karena itu, ia berharap gerakan kolektif seperti ini akan terus berlanjut kedepannya.
"Jersey keempat ini bukan sekadar apparel, melainkan simbol kebersamaan. Sehingga semangatnya dari Aremania, oleh Aremania, dan untuk Aremania," pungkasnya.